Piala Dunia 2010, Tentang Gol Hantu Frank Lampard yang Masih Menghantui Fabio Capello
Richard Andreas | 5 April 2020 03:00
Bola.net - Piala Dunia 2010, Frank Lampard mencetak gol indah ke gawang Jerman dengan tendangan jarak jauh. Saat itu Timnas Inggris sempat bersorak karena seharusnya gol tersebut mengubah skor jadi 2-2.
Ya, 'seharusnya'. Gol itu pada akhirnya tidak disahkan wasit karena dianggap tidak melewati garis gawang. Saat itu Lampard melepas tendangan keras, menyentuh tipis mistar gawang Manuel Neuer, memantul melewati garis gawang, lalu keluar lagi ke area kotak penalti.
Sepakan Lampard itu seharusnya berbuah gol penting yang bisa membantu Inggris bangkit dari ketinggalan di awal laga. Sayangnya, saat itu teknologi garis gawang belum familier digunakan seperti sekarang, apalagi VAR.
Gol itu pada akhirnya dikenal sebagai gol hantu, yang dianggap tidak pernah ada. Tentu, selain Lampard yang menyesal dan kecewa, ada Fabio Capello yang duduk di kursi pelatih dan masih dihantui gol hantu tersebut.
Baca pengakuan Capello selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Gol Hantu
Andai saat itu ada teknologi garis gawang atau VAR, Lampard dan Inggris bakal bersorak merayakan skor imbang 2-2. Sayangnya, pasukan Capello berakhir dengan kekalahan 1-4 di Bloemfontein.
Hasil itu jelas mengecewakan, Inggris tersingkir dari babak 16 besar. Bagi Capello, pertandingan seharusnya berjalan berbeda andai gol Lampard disahkan.
"Satu hal yang terus saya pikirkan. Saat itu Jerman masih tim muda, sangat muda," buka Capello kepada The Guardian.
"Tim muda yang sempat unggul 2-0 lalu bisa jadi 2-2, mereka bakal menghadapi masalah psikologis. Bagi kami, gol itu bisa jadi dorongan luar biasa."
"Namun, itu tidak terjadi, dan saya masih tidak bisa menyingkirkan kemungkinan itu dari benak saya. Pikiran itu masih ada, masih di sana," imbuhnya.
Karena Kesalahan Wasit
Bagi Capello, gol yang tidak disahkan itu benar-benar tidak adil bagi timnya. Mereka sudah bekerja keras, sudah memberikan yang terbaik, tapi harus dipulangkan hanya karena kesalahan penilaian wasit.
"Saya pun tertarik melihat babak kedua pertandingan itu. Sepakan kami membentur tiang, kami punya banyak peluang, lalu dengan serangan balik mereka mencetak gol ketiga dan keempat," sambung Capello.
"Saya bisa membayangkannya: kami sedang berkembang, semakin baik, lalu ada kasus itu [gol tidak disahkan]. Kami bekerja keras selama dua tahun dan karena kesalahan orang lain, kami harus pulang," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Segera Tuntaskan Pembelian Newcastle United
Nasehat untuk Harry Kane yang Digoda Manchester United: Pindah Sekarang atau Makin Rumit
Termasuk Coutinho, Ini 5 Penjualan Termahal Liverpool
5 Pemain yang Paling Sering Dimainkan Jose Mourinho, Pemain Chelsea Mendominasi
Termasuk Ryan Giggs, Ini 5 Pemain Top Dunia yang Sanggup Bermain hingga Usia 40 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Liga Italia 2 Juni 2026, 15:18
-
Barcelona PHP, Marcus Rashford Pulang ke Manchester United?
Liga Inggris 2 Juni 2026, 12:52
LATEST UPDATE
-
Profil Stadion Piala Dunia 2026: Seattle Stadium
Piala Dunia 3 Juni 2026, 03:28
-
Daftar 26 Pemain Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 01:19
-
Hasil Kroasia vs Belgia: Gol Telat Romelu Lukaku Tutup Kemenangan 2-0
Piala Dunia 3 Juni 2026, 01:09
-
AC Milan Dapat Kabar Positif Soal Luka Modric
Liga Italia 2 Juni 2026, 23:37
-
Prediksi Belanda vs Aljazair 4 Juni 2026
Piala Dunia 2 Juni 2026, 23:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa Transfer Musim Panas
Editorial 2 Juni 2026, 19:13
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04













