Piala Dunia 2014 yang Mengubah Nasib Keylor Navas
Asad Arifin | 27 Juli 2022 15:01
Bola.net - Sebelum gelaran Piala Dunia 2014 sedikit orang yang mengenal nama Keylor Navas. Kala itu, Keylor Navas masih bermain bagi klub Liga Spanyol, Levante.
Namun semua berubah setelah Navas bermain apik bersama timnas Kosta Rika di Piala Dunia 2014. Membawa Kosta Rika mencapai babak delapan besar, Navas menjadi salah satu pemain yang bersinar di Piala Dunia 2014.
Saking gemilangnya permainan Navas, membuatnya diboyong Real Madrid tidak sampai satu bulan setelah Piala Dunia 2014. Menjadi pemain Real Madrid selama lima tahun, Navas berhasil merengkuh tiga gelar Champions League.
Di usianya yang menginjak 35 tahun, Navas masih menjadi salah satu kiper terbaik Eropa. Saat ini ia bermain bagi Paris Saint Germain. Bagaimana perjalanan Navas di Piala Dunia 2014? Berikut ulasannya.
Navas singkirkan Italia dan Inggris!
Kosta Rika kala itu tergabung di Grup D bersama Italia, Inggris dan Uruguay. Grup D yang berisi tiga tim langganan sekaligus favorit juara Piala Dunia diprediksi menjadi grup neraka.
Kosta Rika yang terjepit sebagai satu-satunya tim non unggulan dipastikan sulit melaju ke babak selanjutnya. Namun siapa yang menyangka tim non unggulan ini bisa memuncaki Grup D sekaligus mengirim Italia dan Inggris pulang dengan rasa malu.
Kosta Rika mengoleksi tujuh poin hasil dua kali menang melawan Uruguay dan Italia dan satu kali imbang melawan Inggris. Keylor Navas yang tampil brilian dibawah mistar gawang Kosta Rika bahkan membuat striker Italia dan Inggris tak bisa membobolnya.
Hanya Kebobolan Dua Gol
Keylor Navas tampil baik di babak penyisihan Grup D dengan membawa Kosta Rika menjadi juara grup. Selama tiga pertandingan, Navas hanya kebobolan satu gol saat pertandingan perdana melawan Uruguay.
Satu gol itu bahkan harus dicetak Uruguay melalui titik putih yang dieksekusi Edinson Cavani. Navas kembali kebobolan satu gol di babak 16 besar melawan Yunani. Gol itu dicetak oleh Sokratis Papastathopoulos di menit akhir.
Namun, Navas langsung membayarnya dengan penyelamatan gemilang di babak adu penalti melawan Yunani. Kegemilangan Keylor Navas di Piala Dunia dilanjutkanya di babak delapan besar melawan Belanda.
Kokohnya Navas menjaga gawang Kosta Rika bahkan membuat Belanda tidak bisa membobolnya sama sekali. 120 menit pertandingan berlangsung tidak membuat striker Belanda menemukan cara membobol Navas.
Butuh babak adu penalti bagi Belanda untuk bisa membobol gawang Keylor Navas. Namun pertandingan panjang melawan Belanda menjadi akhir aksi gemilang Navas. Mereka harus kalah dengan skor adu penalti 4-3.
Sumber: Transfermarkt
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













