Piala Dunia 2022: Legenda Jerman Ungkap Penyebab Kegagalan Penalti Harry Kane
Editor Bolanet | 13 Desember 2022 01:31
Bola.net - Legenda Jerman, Jurgen Klinsmann baru-baru ini mengutarakan pendapatnya perihal gagalnya penalti krusial yang diambil oleh pemain timnas Inggris yakni Harry Kane. Menurut Klinsmann, penyebab sang pemain gagal mengeksekusi peluang tersebut disebabkan oleh terlalu banyaknya waktu terbuang untuk menunggu wasit melihat VAR.
Timnas Inggris menelan kekalahan atas Prancis dengan skor tipis 1-2 di babak perempat final Piala Dunia 2022, pada hari Sabtu. Di laga itu, The Three Lions mempunyai kans untuk menyamakan kedudukan andai sepakan penalti Kane di menit 84 tidak melambung di atas mistar Les Blues.
Klinsmann yang juga menjabat sebagai anggota Kelompok Studi Teknis FIFA mengatakan, gagalnya sepakan penalti pemain Tottenham Hotspur disebabkan oleh wasit Wilson Sampaio. Pria berusia 58 tahun menilai sang wasit terlalu lama meninjau video VAR sehingga Kane hilang fokus.
"Dari saat dia meniup peluit untuk penalti hingga dia [Kane] mendapat kesempatan untuk benar-benar mengeksekusi penalti, ada terlalu banyak waktu berlalu, dan itu mempengaruhi di otak Anda," kata Klinsmann.
Simak komentar Jurgen Klinsmann lebih lanjut di bawah ini.
Andai Lebih Fokus
Jurgen Klinsmann menyayangkan sepakan penalti Harry Kane yang terlalu melambung tinggi. Padahal sebelumnya, pemain berusia 29 tahun sukses mencetak gol lewat titik putih.
Eks pelatih timnas Amerika Serikat ini menilai wasit Wilson Sampaio terlalu lama melihat video VAR. Sehingga, dengan waktu yang terus berjalan membuat konsentrasi seorang pemain akan buyar akibat menunggu keputusan sang pengadil lapangan.
"Saya penggemar berat Harry Kane. Jika dia memiliki kesempatan untuk menurunkan bola dan segera mengambilnya [dia akan mencetak gol]. Tapi waktu terus berlalu dan Anda terlalu banyak berpikir sehingga gagal fokus."
Tetap Apresiasi
Dengan kekalahan Inggris atas Prancis di Piala Dunia 2022, membuat Harry Kane dan kolega telah mencatat rekor tujuh kali terhenti di babak perempat final Piala Dunia.
Tetapi, Jurgen Klinsmann percaya bahwa The Three Lions tetap berada di jalur yang benar meskipun beberapa kali mengalami kegagalan di bawah asuhan Gareth Southgate. Ia menambahkan pertemuan Inggris kontra Prancis seharusnya berada di babak 4 besar atau final, bukan di perempat final.
"Pertandingan ini, Prancis vs Inggris, datang terlalu dini. Seharusnya ini semifinal atau final. Dan saya pikir, secara keseluruhan, itu adalah presentasi yang sangat positif dari pihak Inggris di seluruh turnamen ini," kata juara Piala Dunia 1990 itu.
Masih Berkembang
Di balik kegagalan Inggris di Piala Dunia 2022, menurut Klinsmann ada sebuah hikmah yang didapat. Menurutnya, skuad The Three Lions masih terus berkembang dengan talenta-talenta muda macam Bukayo Saka hingga Jude Bellingham.
Dengan memiliki pemain muda menjanjikan tersebut, Klinsmann yakin masa depan Inggris di beberapa turnamen mayor ke depan akan berakhir manis.
"Ini masih tim yang sedang berkembang. Saya pikir tim ini masih bisa menjadi lebih baik selama beberapa tahun ke depan. Mereka, dari segi usia, tidak dibatasi sekarang dengan cara apa pun."
"Mereka memiliki banyak talenta yang datang, menjadi lebih baik, menjadi lebih berpengalaman. Mereka sekarang memiliki tiga turnamen yang sangat positif dengan satu di Rusia [pada 2018], jelas Euro di mana mereka melaju ke final," ujarnya.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: 90min
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
Maroko yang Memesona, Apa Sih Rahasianya? Yuk Simak Jawaban Walid Regragui!
Piala Dunia 2022: Dapat Kritik dari Lionel Messi, Mateu Lahoz Langsung Dipulangkan
Bos Kroasia Tidak Pernah Menyangka Bisa Menembus Dua Kali Semifinal Piala Dunia
Termasuk Laga Belanda vs Argentina di Piala Dunia 2022, Ini 4 Pertandingan yang Dikenal karena Hujan
Kroasia, Tim Kuda Hitam yang (Seharusnya) Bukan Lagi Kuda Hitam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




