Piala Dunia 2022: Panggung Penebusan Ronaldo
Serafin Unus Pasi | 2 September 2022 20:28
Bola.net - Final Piala Dunia 1998 menjadi saksi atas penampilan yang mengecewakan bagi seorang Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Entah mengapa, striker eks Real Madrid ini tampil tidak seperti biasanya dan hasilnya Brasil dipaksa keok tiga gol tanpa balas atas Prancis.
Ronaldo, yang kala itu berusia 21 tahun menjadi sosok ditakuti sepanjang tahun. Pemain berjuluk The Phenomenon ini datang ke Piala Dunia 1998 dengan bekal 34 gol bersama Inter Milan. Jumlah gol tersebut diraihnya pada musim perdananya bersama klub Italia tersebut.
Sayangnya penampilan Ronaldo berakhir antiklimaks dan justru panggung partai final direbut oleh Zinedine Zidane. Di laga itu, Ia berhasil mencetak dua gol sehingga mengantarkan negaranya meraih gelar Piala Dunia perdana.
Setelah menjalani perjalanan yang mengecewakan di Piala Dunia 1998, siapa sangka Ronaldo langsung menebusnya dengan performa gemilang di gelaran Piala Dunia edisi selanjutnya pada tahun 2002.
Mengantarkan Brasil Juara
Piala Dunia 2002 menjadi ajang pembuktian kekuatan Brasil yang masih dominan di Piala Dunia, setelah tampil mengecewakan di edisi sebelumnya. Cafu dan kolega tampil begitu mulus dengan menumbangkan lawan-lawannya hingga melaju ke partai puncak.
Laju Brasil yang begitu menggila di gelaran Piala Dunia yang diselenggarakan di benua Asia ini tak lepas dari performa sang striker, Ronaldo. Dalam partai final melawan Jerman, The Phenomenon berhasil memborong dua gol dan sekaligus memenangkan trofi Piala Dunia serta memastikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan delapan gol.
Meraih Top Skor
Bisa dibilang puncak permainan Ronaldo saat membela timnas Brasil adalah di ajang Piala Dunia 2002. Bermain di Jepang dan Korea Selatan, Ronaldo, dengan gaya rambut uniknya, membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002.
Selain membawa negaranya meraih gelar kelima kalinya, Ronaldo berhasil membawa gelar individu yakni menjadi top skor di ajang tersebut. The Phenomenon berhasil mengemas delapan gol dengan catatan mencetak empat gol di fase grup, empat gol lagi di fase gugur, termasuk dua gol di partai final melawan Jerman.
Sempat Mengalami Kejadian Misterius
Jelang laga final menghadapi Prancis di Piala Dunia 1998, Ronaldo sempat mengalami kejang-kejang, mulutnya berbusa, dan tak sadarkan diri di kamar hotelnya. Roberto Carlos yang saat itu menjadi teman sekamarnya pun tak bisa menjelaskan apa yang terjadi. Carlos hanya mengatakan selepas makan siang, semua pemain kembali ke kamar. Tiba-tiba seluruh tubuh Ronaldo bergetar.
Pertolongan pertama kemudian diberikan pemain Brasil lain, Cesar Sampaio. Dia membuka mulut Ronaldo dan mencegah sang bintang menelan lidahnya. Setelah itu, Ronaldo tertidur. Tim dokter Brasil meminta rekan-rekannya tak berbicara apapun saat Ronaldo bangun.
Hingga, sekitar 40 menit jelang laga dimulai, Ronaldo muncul dan mendapatkan lampu hijau oleh dokter tim untuk bermain. Kemudian The Phenomenon meminta pelatih Mario Zagallo untuk memainkannya.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST UPDATE
-
Cerita Setelah Man City Menang 10-1: The Citizens Memang Butuh Antoine Semenyo
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:11
-
Liam Rosenior Minta Pemain Chelsea Tampil Lebih Galak
Liga Inggris 12 Januari 2026, 09:00
-
Real Madrid Dibungkam Barca, Alonso: Kami Kecewa, Tapi Sangat Bangga!
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 08:26
-
Rencana B Juventus Bikin Kaget, Nama Anak Legenda Milan Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:39
-
Lewati 3 Bulan Berat, Vinicius Akhiri Puasa Gol di Final Supercopa de Espana!
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 07:00
-
Inter Milan Siap Bajak Dusan Vlahovic dari Juventus, AC Milan Terancam Kena Tikung!
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:00
-
Vinicius Ditarik Keluar di Final Supercopa, Xabi Alonso Beri Penjelasan
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 06:53
-
Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU
Liga Inggris 12 Januari 2026, 06:15
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52









