Piala Dunia 2026: Korea Selatan Bidik Awal Sempurna Saat Hadapi Ceko
Gia Yuda Pradana | 10 Juni 2026 13:46
Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan penting bagi Timnas Korea Selatan yang akan membuka perjalanan mereka di Grup A melawan Timnas Ceko. Laga ini dinilai krusial untuk menentukan arah langkah Taegeuk Warriors di turnamen.
Para pemain dan staf pelatih Korea Selatan sejak lama menekankan pentingnya meraih hasil positif pada pertandingan pertama. Tiga poin pada awal kompetisi dapat membuka jalan lebih lebar menuju fase gugur.
Kini, saat yang dinanti telah tiba bagi skuad asuhan Hong Myung-bo. Mereka tidak hanya mengincar tiket ke babak 32 besar, tetapi juga posisi terbaik di klasemen grup.
Kemenangan Perdana Jadi Target Utama

Format baru Piala Dunia 2026 memberikan peluang lebih besar bagi peserta untuk lolos ke fase gugur. Dua tim teratas dari setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 32 besar.
Meski demikian, Korea Selatan tidak ingin bergantung pada perhitungan rumit di akhir fase grup. Kemenangan atas Ceko akan menjadi modal penting sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Catatan masa lalu juga mendukung optimisme tersebut. Saat berhasil melangkah ke fase gugur pada 2002, 2010, dan 2022, Korea Selatan selalu memulai perjalanan dengan kemenangan atau hasil imbang.
Waspadai Ancaman Patrik Schick

Di atas kertas, Korea Selatan yang berada di peringkat ke-25 FIFA lebih diunggulkan dibandingkan Ceko yang menempati posisi ke-41. Namun, perbedaan ranking tidak menjamin pertandingan akan berjalan mudah.
Ceko memiliki penyerang berbahaya dalam diri Patrik Schick. Striker Bayer Leverkusen itu telah mengoleksi 26 gol dari 53 pertandingan internasional dan dikenal tajam di Bundesliga dalam beberapa musim terakhir.
Ancaman lain datang dari keunggulan fisik skuad Ceko. Delapan pemain lapangan mereka memiliki tinggi badan minimal 190 sentimeter yang berpotensi merepotkan dalam situasi bola mati.
Son Heung-min Siap Pecahkan Rekor

Pada sektor serangan, Korea Selatan kembali bertumpu pada kapten Son Heung-min. Eks bintang Tottenham tersebut telah mencetak tiga gol di Piala Dunia dan berbagi status pencetak gol terbanyak Korea Selatan bersama Ahn Jung-hwan serta Park Ji-sung.
Son juga berpeluang mencatat sejarah baru bersama kiper Kim Seung-gyu. Keduanya berkesempatan menjadi pemain Korea Selatan berikutnya yang tampil dalam empat edisi Piala Dunia.
Pengalaman para pemain senior diharapkan menjadi faktor pembeda dalam pertandingan pembuka. Kehadiran mereka penting untuk menjaga ketenangan tim pada laga bertekanan tinggi.
Keuntungan Adaptasi dan Faktor Cuaca
Korea Selatan menjalani pemusatan latihan selama sekitar tiga pekan di Salt Lake City, Amerika Serikat. Program tersebut dirancang agar para pemain terbiasa tampil di ketinggian sebelum bermain di Guadalajara yang berada sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
Lokasi kamp utama yang berdekatan dengan Guadalajara juga memberikan keuntungan tambahan bagi Korea Selatan. Sementara itu, Ceko memilih menjadikan Texas sebagai basis persiapan selama turnamen.
Selain faktor teknis, cuaca dapat memainkan peran penting dalam pertandingan ini. Prakiraan menunjukkan potensi hujan dan badai petir ringan pada malam pertandingan yang berpotensi memengaruhi jalannya laga.
Kemenangan pada laga pembuka akan menempatkan Korea Selatan dalam posisi ideal untuk mengejar target besar di Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, duel melawan Ceko menjadi kesempatan yang tidak boleh mereka lewatkan.
Sumber: Yonhap News Agency
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Ceko vs Inggris 30 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 14:05
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Prediksi Ceko vs Kroasia 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 14:09
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Rapor Pemain AC Milan vs Venezia: Saelemaekers Jadi Pembeda, Ramos Buka Keran Gol
Liga Italia 29 Agustus 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

