Hong Myung-bo Mundur dari Kursi Pelatih Korea Selatan Setelah Gagal di Piala Dunia 2026

Hong Myung-bo Mundur dari Kursi Pelatih Korea Selatan Setelah Gagal di Piala Dunia 2026
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo tiba untuk konferensi pers menjelang laga Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Selasa, 23 Juni 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Bola.net - Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan. Keputusan itu diambil kurang dari 24 jam setelah kegagalan Taegeuk Warriors melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026 dipastikan.

Hong Myung-bo meninggalkan kursi pelatih di tengah kekecewaan besar publik Korea Selatan. Tim yang pernah mencapai semifinal Piala Dunia 2002 itu gagal memenuhi ekspektasi dalam turnamen di Amerika Utara.

Kegagalan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, bahkan meminta investigasi menyeluruh terkait penyebab tersingkirnya tim nasional.

Perjalanan Korea Selatan Berakhir di Fase Grup

Perjalanan Korea Selatan Berakhir di Fase Grup

Para pemain Korea Selatan pada laga lawan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Korea Selatan memulai turnamen dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko. Hasil itu sempat membuka harapan untuk melangkah jauh di kompetisi.

Namun, mereka kemudian kalah dari Meksiko dan Afrika Selatan pada dua pertandingan berikutnya. Rentetan hasil buruk tersebut membuat posisi mereka sangat bergantung pada klasemen peringkat ketiga terbaik.

Harapan untuk lolos akhirnya pupus setelah Korea Selatan gagal masuk delapan besar tim peringkat ketiga terbaik. Mereka terpaut dua posisi dari batas akhir kelolosan menuju babak gugur.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 29 Juni 2026
South Africa South Africa
02:00 WIB
Kanada Kanada

Hong Myung-bo Kembali Tinggalkan Jabatan

Hong Myung-bo Kembali Tinggalkan Jabatan

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo (c) AP Photo/Matias Delacroix

Menurut laporan Yonhap News Agency, Hong langsung mengakhiri masa tugasnya setelah kegagalan tersebut, padahal kontraknya masih berlaku hingga Piala Asia AFC 2027.

Pelatih berusia 57 tahun itu menangani Korea Selatan sejak 2024. Ini merupakan periode kedua Hong memimpin tim nasional setelah sebelumnya bertugas pada 2013 hingga 2014.

Situasi yang terjadi kali ini memiliki kemiripan dengan pengalamannya 12 tahun lalu. Saat Korea Selatan gagal melewati fase grup Piala Dunia 2014 di Brasil, Hong juga memilih mundur dari jabatannya.

Kekecewaan publik terlihat jelas setelah kekalahan dari Afrika Selatan. Stasiun televisi KBS bahkan mengaburkan wajah Hong dalam tayangan konferensi pers pascapertandingan.

Presiden Lee Jae Myung Tuntut Pemeriksaan

Presiden Lee Jae Myung Tuntut Pemeriksaan

Fans Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Matias Delacroix

Presiden Lee Jae Myung mengaku sulit memahami hasil yang diraih tim nasional. Ia menilai persoalan kepemimpinan dan pengambilan keputusan menjadi faktor penting dalam kegagalan tersebut.

"Saya bukan hanya terkejut dengan hasil yang tidak terduga ini, tetapi juga benar-benar bingung," tulis Lee dalam pernyataannya. Ia kemudian menegaskan bahwa keputusan terkait personel sangat menentukan hasil akhir sebuah organisasi.

Lee juga meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata melakukan investigasi mendalam. Pemerintah ingin mengetahui penyebab pasti kegagalan tersebut sekaligus menyiapkan langkah pencegahan agar tidak terulang.

"Kami akan segera mendorong reformasi administrasi olahraga untuk memastikan hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi," ujar Lee. Pernyataan itu menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap performa tim nasional di ajang sepak bola terbesar dunia.

Sumber: talkSPORT