Prandelli Bela Balotelli Dari Serangan 'Perang Salib'
Editor Bolanet | 8 Oktober 2013 06:10
- Pelatih timnas , Cesare Prandelli, berusaha membela striker asal klub AC Milan, Mario Balotelli, dari kecaman akibat kembali masuk skuat tim nasional.
Dalam tahap terakhir fase kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra dan , Prandelli memang memasukkan nama Balotelli. Diketahui bahwa striker Rossoneri itu baru menjalani sanksi larangan bermain di tiga pertandingan.
Hal itu menjadi perdebatan, karena sang pelatih sebelumnya tak bakal memanggil pemain yang tengah menjalani masa hukuman di kompetisi domestik. Dan pertanyaan seputar hal tersebut rupanya membuat Prandelli cukup gerah, apalagi karena hal ini juga berhubungan langsung dengan pekerjaan di skuat Gli Azzurri.
Jika ada satu lagi tambahan larangan bermain, maka Balotelli mungkin takkan berada di sini. Tidak ada lagi yang perlu didiskusikan. Saya lelah dengan perang salib melawan Balotelli, tukas Prandelli.
Ditambahkannya jika ia merasa perlu membela Balotelli dari serangan pihak lain. Menurutnya, tim perlu menunjukkan bahwa mereka tetap berusaha menjaga kebersamaan di tengah masalah yang menimpa mereka.
Tentu saya marah. Namun semua orang yang tahu apa yang sebenarnya terjadi dan ingin perbaikan dari Balotelli tentu saja amarah. Kita tak bisa kehilangan motivasi untuk membantu bocah ini menjadi lebih kuat dan seimbang, karena ia adalah salah satu yang terbaik milik kita, tandas Prandelli.
Menurut Prandelli, alasannya tetap menyertakan Balotelli adalah untuk memberi contoh cara menangani pemain seperti bomber 23 tahun tersebut. Pendekatan personal yang baik dinilainya bakal mampu membuat Balotelli lebih mudah diatur. [initial]
(mtr/atg)
Dalam tahap terakhir fase kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra dan , Prandelli memang memasukkan nama Balotelli. Diketahui bahwa striker Rossoneri itu baru menjalani sanksi larangan bermain di tiga pertandingan.
Hal itu menjadi perdebatan, karena sang pelatih sebelumnya tak bakal memanggil pemain yang tengah menjalani masa hukuman di kompetisi domestik. Dan pertanyaan seputar hal tersebut rupanya membuat Prandelli cukup gerah, apalagi karena hal ini juga berhubungan langsung dengan pekerjaan di skuat Gli Azzurri.
Jika ada satu lagi tambahan larangan bermain, maka Balotelli mungkin takkan berada di sini. Tidak ada lagi yang perlu didiskusikan. Saya lelah dengan perang salib melawan Balotelli, tukas Prandelli.
Ditambahkannya jika ia merasa perlu membela Balotelli dari serangan pihak lain. Menurutnya, tim perlu menunjukkan bahwa mereka tetap berusaha menjaga kebersamaan di tengah masalah yang menimpa mereka.
Tentu saya marah. Namun semua orang yang tahu apa yang sebenarnya terjadi dan ingin perbaikan dari Balotelli tentu saja amarah. Kita tak bisa kehilangan motivasi untuk membantu bocah ini menjadi lebih kuat dan seimbang, karena ia adalah salah satu yang terbaik milik kita, tandas Prandelli.
Menurut Prandelli, alasannya tetap menyertakan Balotelli adalah untuk memberi contoh cara menangani pemain seperti bomber 23 tahun tersebut. Pendekatan personal yang baik dinilainya bakal mampu membuat Balotelli lebih mudah diatur. [initial]
(mtr/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











