Profil Diego Forlan, Peraih Gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2010
Dimas Ardi Prasetya | 29 Juli 2022 22:53
Bola.net - Diego Forlan hanya bisa membawa Uruguay menjadi tim terbaik keempat di Piala Dunia 2010. Namun performanya dianggap sebagai yang terbaik oleh anggota media Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Sebagai mesin pencetak gol, Diego Forlan juga dikenal sebagai seorang legenda yang bekerja keras untuk membantu tim di mana pun tempatnya bermain. Sejak debutnya bersama Timnas Uruguay pada tahun 2002, Diego Forlan telah mencetak 36 gol untuk negaranya.
Forlan juga mengemas lima gol sepanjang turnamen atau menjadi top skor bersama David Villa, Wesley Sneijder, dan Thomas Muller. Gol-gol yang dihasilkannya terbilang spaktakuler.
Forlan menampilkan permainan yang sangat memukau pada saat itu. Ia menjadi salah satu pemain kunci di setiap laga yang dimainkan oleh La Celeste.
Sang Penakluk Jabulani
Diego Forlan menjadi satu-satunya pemain yang dianggap mampu menjinakkan bola Jabulani di Piala Dunia 2010. Gol-gol Forlan di Piala Dunia 2010 benar-benar menakjubkan.
Forlan mencetak gol dengan berbagai cara. Ada gol dari free kick, dari titik penalti penalti, tembakan jarak jauh, dan sepakan voli.
Gol-gol Forlan seakan-akan membungkam para pemain lain yang banyak melayangkan kritik tentang Jabulani pada saat itu.
Pemain Terbaik Piala Dunia 2010
Pengaruh Forlan terhadap timnya sangat besar kala Luis Suarez dan Edinson Cavani belum mencapai tingkat tertinggi mereka kala itu. Usahanya dalam mengantarkan Uruguay ke peringkat empat berbuah penghargaan Golden Ball dan membuat dirinya sejajar dengan pemain seperti Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, hingga Diego Maradona.
Forlan mengumpulkan suara sebanyak 23,4% dalam vote pemain terbaik Piala Dunia 2010. Ia berhasil mengalahkan Wesley Sneijder di urutan kedua dengan 21,8% dan David Villa di urutan ketiga dengan 16,9%.
Forlan pun menjadi pemain Uruguay kedua yang meraih penghargaan ini. Sebelumnya, legenda sepakbola Uruguay Jose Nasazzi juga sempat dinobatkan sebagai yang terbaik di turnamen Piala Dunia 1930, meski untuk catatan ini masih harus diverifikasi mengingat FIFA baru mencatat secara resmi penghargaan ini mulai Piala Dunia 1982.
Duet Forlan-Suarez Jadi Momok
LIMA gol telah tercipta dari kolaborasi Diego Forlan dan Luis Suarez di lini depan Uruguay selama Piala Dunia 2010. Forlan yang bermain sedikit ke belakang telah mengemas dua gol dan Suarez berhasil menceploskan tiga gol.
Yang membuat kolaborasi antara Suarez dan Forlan berjalan lancar adalah karena kedua pemain itu benar-benar meninggalkan ego mencetak golnya demi kepentingan tim. Forlan bahkan rela bermain lebih ke belakang menyokong Suarez dan Cavani.
"Kami adalah satu tim dan bekerja bersama. Yang sebenarnya adalah Luis dan saya memiliki hubungan yang hebat dan saya senang karena dia mencetak dua gol yang menentukan bagi kami," ujar Forlan, seperti dikutip Reuters.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Jangan Lewatkan:
- Mengenang Empat Gol Christian Vieri di Piala Dunia 2002
- Kilas Balik Piala Dunia 1994: Roberto Baggio, From Hero to Zero
- Sad Ending Diego Maradona di Piala Dunia 1994
- Mengenang Hattrick Cristiano Ronaldo ke Gawang David de Gea di Piala Dunia 2018
- Final Piala Dunia 2010, Final Paling Brutal dalam Sejarah
- Mengenang Gol Mario Gotze di Final Piala Dunia 2014
- 4 Calon Pemain Kunci Timnas Belgia di Piala Dunia 2022
- 4 Calon Pemain Kunci Timnas Jepang di Piala Dunia 2022
- 4 Calon Pemain Kunci Timnas Maroko di Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemecatan Ruben Amorim Ternyata Menguras Kas Manchester United Hingga Rp320 Miliar
Liga Inggris 27 Februari 2026, 16:54
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
LATEST UPDATE
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21








