PSTI Minta Erick Thohir Jujur Ihwal Penyebab Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala DUnia U-20
Asad Arifin | 1 April 2023 16:33
Bola.net - Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) meminta PSSI terbuka terkait penyebab FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Pasalnya, dalam rilis yang disampaikan induk sepak bola dunia beberapa waktu lalu tidak dijelaskan secara gamblang bahwa pembatalan itu karena penolakan terhadap Timnas Israel.
Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro menilai ada yang sengaja ditutup-tutupi oleh PSSI terkait penyebab batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Bahkan, ada kesan bahwa sebenarnya federasi sepak bola Indonesia yang tidak siap untuk menyelenggarakan event tersebut.
”Dalam halaman resmi FIFA dinyatakan bahwa batalnya pagelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia disebabkan keadaan saat ini, yang tidak secara eksplisit mengatakan hal itu karena penolakan terhadap Timnas Israel,” ungkap Ignatius Indro dalam rilis yang diterima Bola.net, Sabtu (01/04/2023).
”Kemudian muncul dugaan, hal itu sebenarnya malah dikarenakan transformasi sepak bola yang tidak berjalan baik pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 130 orang dan proses hukum yang jauh dari rasa keadilan? Atau terkait dengan ketidaksiapan PSSI dengan event ini? Semua menjadi tanda tanya,” tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Ketidaksiapan Venue
Dari awal, PSTI sebenarnya sudah mencium gelagat ketidaksiapan Indonesia untuk menyelenggarakan event tersebut itu mulai dari venue yang masih meninggalkan catatan. Alih-alih menyampaikan fakta yang sebenarnya, Indro menuding Ketua Umum PSSI, Erick Thohir malah melakukan manuver politik.
”Kalau kita lihat, Indonesia sebenarnya tidak siap untuk menjadi tuan rumah. Karena untuk menggelar acara itu memerlukan stadion yang memadai. Dari beberapa stadion yang telah disiapkan, hanya 4 stadion yang dinyatakan layak. Perbaikan yang dilakukan membutuhkan waktu lebih lama,” Indro menambahkan.
”Oleh sebab itu Indonesia secara logis tidak akan siap. Faktor keamanan menjadi isu utama, apalagi ketika kemudian kehadiran Israel memancing amarah sekelompok orang,” terang pria yang juga Humas Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta tersebut.
Permasalahan Suporter
Selain masalah infrastruktur, isu-isu negatif yang terkait dengan suporter juga masih mewarnai sepak bola Indonesia, bahkan itu terjadi di era Erick Thohir. Jika ketum PSSI tidak jujur terkait alasan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2022,Indro menilai transformasi sepak bola nasional akan semakin sulit dituntaskan.
”Kita bisa lihat kejadian seperti di Semarang, di mana PSIS tidak boleh menghadirkan suporter ke dalam stadion dan terjadi kericuhan. Belum lagi kasus penyerangan kepada timnas Thailand, sehingga ini menunjukan PSSI tidak punya kemampuan memanajemen suporter. Tidak punya program yang jelas untuk memanusiakan dan mengedukasi suporter,” lanjut Indro.
”Ketidakterbukaan PSSI atas alasan FIFA yang sebenarnya, atas fakta yang sebenarnya, membuat transformasi sulit dilakukan. Karena kalau realitanya memang kita tidak siap, ketidaksiapan itu yang harus menjadi bahan untuk diperbaiki bersama. Maka Erick Thohir harus jujur sehingga isu tentang Piala Dunia U20 ini tidak menjadi bola liar dan berujung saling menyalahkan,” tandasnya.
(Bola.net/Mustopa Elabdy)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Leonardo Medina: Ini Sangat Buruk untuk Indonesia
- Pesan sang Ayah buat Arkhan Kaka: Piala Dunia U-20 Bukan Akhir Segalanya, Masa Depan Masih Panjang
- Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Arkhan Kaka Enggan Terus Larut Dalam Kesediha
- Bos Kalteng Putra Yakin Erick Thohir Punya Solusi Usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U
- 2 Instruksi Presiden Jokowi untuk PSSI Usai Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiket Timnas Indonesia Dibanderol Selangit, Ini Respons Keras PSTI
Tim Nasional 17 Mei 2024, 04:57
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





