Punya Sentuhan Magis, Brasil Harusnya Tunjuk Guardiola
Editor Bolanet | 25 Juli 2014 12:14
- Pahlawan di Piala Dunia 1970, Roberto Rivelino menyebut Josep Guardiola sebagai pilihan terbaik bagi CBF (Federasi Sepakbola Brasil) untuk menangani timnas Samba.
CBF sendiri pada akhirnya lebih memilih untuk mempertahankan tradisi mereka dengan tak menunjuk pelatih asing dan memilih Carlos Dunga, pasca kegagalan Luiz Felipe Scolari di Piala Dunia 2014.
Namun menurut Rivelino, Guardiola tetap bakal jadi opsi yang terbaik, pasca kekalahan memalukan 1-7 atas Jerman di semifinal.
Atas apa yang terjadi di Piala Dunia, saya mengharap CBF berpikir dengan cara yang berbeda, menggunakan pelatih asing seperti Guardiola. Karena Spanyol menjadi juara di tahun 2010 dengan sedikit campur tangan Guardiola, seperti Jerman 2014, dengan adanya tiki-taka, tutur Rivelino menurut laporan EFE.
Brasil akan terus diingat karena kekalahan 1-7 tersebut. Anda boleh kalah, namun tidak seperti itu. Kami dibuat menderita. Ini lebih buruk dari Maracana, di mana kami kalah 1-2 di tahun 1950 atas Uruguay. Hal tersebut tak lagi menyedihkan, namun mengecewakan, pungkasnya.
Brasil akhirnya kembali tumbang di tangan Belanda, saat mereka menjalani laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2014. [initial]
(efe/rer)
CBF sendiri pada akhirnya lebih memilih untuk mempertahankan tradisi mereka dengan tak menunjuk pelatih asing dan memilih Carlos Dunga, pasca kegagalan Luiz Felipe Scolari di Piala Dunia 2014.
Namun menurut Rivelino, Guardiola tetap bakal jadi opsi yang terbaik, pasca kekalahan memalukan 1-7 atas Jerman di semifinal.
Atas apa yang terjadi di Piala Dunia, saya mengharap CBF berpikir dengan cara yang berbeda, menggunakan pelatih asing seperti Guardiola. Karena Spanyol menjadi juara di tahun 2010 dengan sedikit campur tangan Guardiola, seperti Jerman 2014, dengan adanya tiki-taka, tutur Rivelino menurut laporan EFE.
Brasil akan terus diingat karena kekalahan 1-7 tersebut. Anda boleh kalah, namun tidak seperti itu. Kami dibuat menderita. Ini lebih buruk dari Maracana, di mana kami kalah 1-2 di tahun 1950 atas Uruguay. Hal tersebut tak lagi menyedihkan, namun mengecewakan, pungkasnya.
Brasil akhirnya kembali tumbang di tangan Belanda, saat mereka menjalani laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2014. [initial]
(efe/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
15 Hari Jelang Piala Dunia, Neymar Kembali Bikin Cemas Timnas Brasil
Piala Dunia 28 Mei 2026, 12:28
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















