Review: Inggris Kembali Tertahan Ukraina
Editor Bolanet | 11 September 2013 04:08
- menuai hasil imbang 0-0 saat menghadapi dalam lanjutan fase kualifikasi Piala Dunia 2014, di Lobanovsky Dynamo Stadium, (11/9).
Di laga ini pula gelandang veteran The Three Lions, Frank Lampard mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional. Sayangnya pemain klub itu gagal mempersembahkan tiga poin di laga spesialnya.
Sejak peluit awal pertandingan dibunyikan, kedua tim sama-sama berusaha menekan langsung ke jantung pertahanan masing-masing. Ukraina sebagai tuan rumah tampak lebih mendominasi dan kerap membahayakan pertahanan tim tamu dengan umpan daerah.
Sementara Inggris beberapa kali mencoba menekan melalui kedua sayap di lini depan, yang memiliki kecepatan untuk memaksimalkan serangan balik. Namun kurang tajamnya Rickie Lambert membuat serangan Inggris selalu kandas.
Di babak pertama, performa dua bek tengah Inggris, Gary Cahill dan Phil Jagielka cukup solid, karena masih berhasil menahan gempuran Ukraina. Hingga 45 menit berakhir, skor 0-0 masih belum berubah.
Usai turun minum, baik Ukraina maupun Inggris masih belum mengendurkan tempo permainan. Namun duel ketat di lini tengah, plus rapatnya lini belakang masing-masing tim membuat serangan yang dibangun belum mampu mengubah skor.
Menit ke-74 tuan rumah sempat mengancam melalui sundulan Fedetskiy dari dalam kotak penalti, namun upayanya masih belum membuka keunggulan. Hingga laga berakhir, skor kacamata tidak berubah dan Inggris tetap berada di puncak grup H dengan 16 poin dari delapan laga.
Dengan hasil saat ini, keempat tim teratas di grup H zona Eropa masih sama-sama berpeluang untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2014. Montenegro dan Ukraina ada di peringkat dua dan tiga dengan poin 15, sedangkan Polandia masih duduk di posisi empat dengan 13 poin.
Starting line up kedua tim:
Di laga ini pula gelandang veteran The Three Lions, Frank Lampard mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional. Sayangnya pemain klub itu gagal mempersembahkan tiga poin di laga spesialnya.
Sejak peluit awal pertandingan dibunyikan, kedua tim sama-sama berusaha menekan langsung ke jantung pertahanan masing-masing. Ukraina sebagai tuan rumah tampak lebih mendominasi dan kerap membahayakan pertahanan tim tamu dengan umpan daerah.
Sementara Inggris beberapa kali mencoba menekan melalui kedua sayap di lini depan, yang memiliki kecepatan untuk memaksimalkan serangan balik. Namun kurang tajamnya Rickie Lambert membuat serangan Inggris selalu kandas.
Di babak pertama, performa dua bek tengah Inggris, Gary Cahill dan Phil Jagielka cukup solid, karena masih berhasil menahan gempuran Ukraina. Hingga 45 menit berakhir, skor 0-0 masih belum berubah.
Usai turun minum, baik Ukraina maupun Inggris masih belum mengendurkan tempo permainan. Namun duel ketat di lini tengah, plus rapatnya lini belakang masing-masing tim membuat serangan yang dibangun belum mampu mengubah skor.
Menit ke-74 tuan rumah sempat mengancam melalui sundulan Fedetskiy dari dalam kotak penalti, namun upayanya masih belum membuka keunggulan. Hingga laga berakhir, skor kacamata tidak berubah dan Inggris tetap berada di puncak grup H dengan 16 poin dari delapan laga.
Dengan hasil saat ini, keempat tim teratas di grup H zona Eropa masih sama-sama berpeluang untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2014. Montenegro dan Ukraina ada di peringkat dua dan tiga dengan poin 15, sedangkan Polandia masih duduk di posisi empat dengan 13 poin.
Starting line up kedua tim:
Ukraina (4-5-1): Pyatov; Fedetskiy, Kucher (C), Shevchuk, Khacheridi; Edmar, Husyev (Bezus 68'), Stepanenko, Konoplyanka, Yarmolenko (Khomchenovskiy 90'); Zozulya (Seleznyov 90').
Inggris (4-5-1): Hart; Walker, Jagielka, Cahill, Cole; Walcott (Cleverley 87'), Lampard, Gerrard (C), Wilshere (Young 68'), Milner; Lambert.
Statistik Ukraina - Inggris
Shots: 7-2
Shots on goal: 1-2
Penguasaan bola: 53%-47%
Pelanggaran: 16-14
Corner: 9-7
Offside: 1-1
Kartu kuning: 1-1
Kartu merah: 0-0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham Alami Gangguan Kecil, Real Madrid Tak Perlu Panik
Liga Spanyol 2 Oktober 2026, 14:04
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
-
Trent Alexander-Arnold, Denzel Dumfries, dan Persaingan Bek Kanan Real Madrid yang Memanas
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:39
-
Jude Bellingham Tampil Lebih Baik Saat Bermain dengan Amarah
Piala Eropa 30 September 2026, 12:11
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Waduh, Bukayo Saka Bakal Absen Agak Lama dari Skuad Arsenal
Liga Inggris 7 November 2026, 05:30
-
Coret Kobbie Mainoo Lagi, Ini Penjelasan Thomas Tuchel
Piala Eropa 7 November 2026, 05:00
-
Kabar Terbaru Ezri Konsa: Bisa Main Lawan Hull City?
Liga Inggris 7 November 2026, 04:30
-
Barcelona Siap Tebus Murah Lisandro Martinez dari Manchester United pada Januari
Liga Spanyol 6 November 2026, 21:35
-
Thomas Tuchel Beberkan Alasan Cole Palmer Dicoret dari Timnas Inggris
Piala Eropa 6 November 2026, 21:12
-
Hasil BRI Super League: 3-0, Madura United Benamkan Arema FC di Pamekasan
Bola Indonesia 6 November 2026, 20:58
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Otomotif 6 November 2026, 20:07
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03







