Review: Jerman Belum Terhadang
Editor Bolanet | 27 Maret 2013 05:16
- belum terkalahkan di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona UEFA. Menjamu , yang mereka tekuk 3-0 pada laga sebelumnya, Die Mannschaft menang 4-1 dan semakin mengukuhkan posisi di puncak klasemen sementara Grup C.
Bermain di Nuremberg, Rabu (27/3), Jerman langsung unggul 3-0 pada babak pertama lewat Marco Reus, Mario Goetze, dan Ilkay Gundogan. Di awal babak kedua, memanfaatkan blunder kiper Manuel Neuer, Heinrich Schmidtgal membalas satu untuk Kazakhstan. Reus mencetak gol keduanya di penghujung laga dan mengakhiri perlawanan Kazakhstan.
Gol pertama Reus tercipta di menit 23 berkat assist Mesut Ozil. Empat menit berselang, Goetze menuntaskan crossing Philipp Lahm untuk mengubah kedudukan jadi 2-0. Pada menit 32, Ozil lagi-lagi merancang sebuah assist, yang kali ini diselesaikan oleh Gundogan.
Skor 3-0 di babak pertama langsung berubah jadi 3-1 di menit kedua setelah jeda. Neuer, yang menerima back pass Per Mertesacker, berusaha mendribel keluar wilayahnya. Bola terebut dan Schmidtgal mencetak gol untuk tim tamu.
Namun, sepertinya itu hanya kelengahan sesaat dari kubu Jerman. Terbukti, Kazakhstan tak kunjung bisa mendapatkan gol lagi, bahkan mereka harus kebobolan yang keempat di menit 90 lewat Reus.
Skor akhir 4-1 untuk Jerman. Pasukan Joachim Loew pun makin mantap memimpin Grup C dengan 16 poin hasil lima kemenangan dan sekali imbang. Di bawah Jerman, ada Austria, Swedia, dan Republik Irlandia dengan masing-masing delapan angka.
Pertandingan Jerman berikutnya digelar 6 September 2013, yakni meladeni Austria di Allianz Arena.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Lahm, Boateng, Mertesacker, Schmelzer; Khedira, Gundogan; Muller, Ozil, Reus (Jansen 90'); Gotze.
Susunan pemain Kazakhstan: Sidelnikow; Kirow, Mukhtarow, Gorman, Nurdauletov (Dzholchiyev 46'); Konysbayev (Shomko 78'), Dmitrenko; Engel, Korobkin, Schmidtgal; Ostapenko (Kukeev 64').
Statistik Jerman - Kazakhstan (via ESPN)
Bermain di Nuremberg, Rabu (27/3), Jerman langsung unggul 3-0 pada babak pertama lewat Marco Reus, Mario Goetze, dan Ilkay Gundogan. Di awal babak kedua, memanfaatkan blunder kiper Manuel Neuer, Heinrich Schmidtgal membalas satu untuk Kazakhstan. Reus mencetak gol keduanya di penghujung laga dan mengakhiri perlawanan Kazakhstan.
Gol pertama Reus tercipta di menit 23 berkat assist Mesut Ozil. Empat menit berselang, Goetze menuntaskan crossing Philipp Lahm untuk mengubah kedudukan jadi 2-0. Pada menit 32, Ozil lagi-lagi merancang sebuah assist, yang kali ini diselesaikan oleh Gundogan.
Skor 3-0 di babak pertama langsung berubah jadi 3-1 di menit kedua setelah jeda. Neuer, yang menerima back pass Per Mertesacker, berusaha mendribel keluar wilayahnya. Bola terebut dan Schmidtgal mencetak gol untuk tim tamu.
Namun, sepertinya itu hanya kelengahan sesaat dari kubu Jerman. Terbukti, Kazakhstan tak kunjung bisa mendapatkan gol lagi, bahkan mereka harus kebobolan yang keempat di menit 90 lewat Reus.
Skor akhir 4-1 untuk Jerman. Pasukan Joachim Loew pun makin mantap memimpin Grup C dengan 16 poin hasil lima kemenangan dan sekali imbang. Di bawah Jerman, ada Austria, Swedia, dan Republik Irlandia dengan masing-masing delapan angka.
Pertandingan Jerman berikutnya digelar 6 September 2013, yakni meladeni Austria di Allianz Arena.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Lahm, Boateng, Mertesacker, Schmelzer; Khedira, Gundogan; Muller, Ozil, Reus (Jansen 90'); Gotze.
Susunan pemain Kazakhstan: Sidelnikow; Kirow, Mukhtarow, Gorman, Nurdauletov (Dzholchiyev 46'); Konysbayev (Shomko 78'), Dmitrenko; Engel, Korobkin, Schmidtgal; Ostapenko (Kukeev 64').
Statistik Jerman - Kazakhstan (via ESPN)
Shots: 28 - 4
Shots on goal: 12 - 1
Penguasaan bola: 80% - 20%
Pelanggaran: 6 - 9
Corner: 6 - 2
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 0 - 0
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




