Review: Laju Argentina Tertahan Ekuador
Editor Bolanet | 12 Juni 2013 10:18
- Tim Tango harus menahan ambisi lolos ke Piala Dunia Brasil 2014, setelah ditahan imbang 1-1 pada pagi ini Rabu (12/6).
Argentina sejatinya bisa memastikan diri lolos di laga ini andai mereka meraih 3 angka, laga pun berjalan bagus bagi Albiceleste di awal permainan.
Pada menit keempat penyerang Manchester City Sergio Aguero membawa tim tamu unggul.Kiper Ekuador Alexander Dominguez menjadi pihak yang disalahkan tuan rumah, di mana ia gagal menangkap sepakan jarak jauh Angel Di Maria sebelum kemudian melanggar Rodrigo Palacio ketika penyerang Inter Milan itu hendak menyambar bola pantul.
Aguero tidak melakukan kesalahan saat mengeksekusi penalti, ia mengecoh Dominguez untuk membawa Argentina memimpin 1-0.
Namun Ekuador mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-17.Kapten Ekuador Walter Ayovi melepaskan tendangan bebas dari sisi kiri dan Castillo menaklukkan pengawalnya untuk melepaskan tandukan yang tidak dapat dihentikan dari jarak dekat.
Gol Ekuador terlihat meruntuhkan moral para pemain Argentina, dan mereka mendapati diri mereka lebih banyak ditekan sepanjang pertandingan.
Masuknya Messi pada menit ke-61 sempat membangkitkan harapan Argentina, namun maestro Barcelona itu tidak mampu memecah kebuntuan.
Hasil ini membuat Argentina masih memuncaki kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan (CONMEBOL) yang dihuni sembilan tim dengan 26 angka dari 13 pertandingan, dengan tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan.[initial]
Argentina sejatinya bisa memastikan diri lolos di laga ini andai mereka meraih 3 angka, laga pun berjalan bagus bagi Albiceleste di awal permainan.
Pada menit keempat penyerang Manchester City Sergio Aguero membawa tim tamu unggul.Kiper Ekuador Alexander Dominguez menjadi pihak yang disalahkan tuan rumah, di mana ia gagal menangkap sepakan jarak jauh Angel Di Maria sebelum kemudian melanggar Rodrigo Palacio ketika penyerang Inter Milan itu hendak menyambar bola pantul.
Aguero tidak melakukan kesalahan saat mengeksekusi penalti, ia mengecoh Dominguez untuk membawa Argentina memimpin 1-0.
Namun Ekuador mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-17.Kapten Ekuador Walter Ayovi melepaskan tendangan bebas dari sisi kiri dan Castillo menaklukkan pengawalnya untuk melepaskan tandukan yang tidak dapat dihentikan dari jarak dekat.
Gol Ekuador terlihat meruntuhkan moral para pemain Argentina, dan mereka mendapati diri mereka lebih banyak ditekan sepanjang pertandingan.
Masuknya Messi pada menit ke-61 sempat membangkitkan harapan Argentina, namun maestro Barcelona itu tidak mampu memecah kebuntuan.
Hasil ini membuat Argentina masih memuncaki kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan (CONMEBOL) yang dihuni sembilan tim dengan 26 angka dari 13 pertandingan, dengan tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:14
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Paling Tajam, Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inggris vs Argentina: Lionel Messi
Piala Dunia 16 Juli 2026, 04:35
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 00:11
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 23:59
-
Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 22:47
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










