Review: Les Bleus Tunjukkan Kelasnya
Editor Bolanet | 23 Maret 2013 04:54
- Menjamu , tampil cukup perkasa dengan memukul tamunya 3-1 dalam laga lanjutan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2014 yang dihelat di Stade de France, Paris (23/3).
Bermain di depan publik sendiri membuat Prancis tampil percaya diri. Anak asuh Didier Deschamps tersebut bermain terbuka. Serangan Les Bleus juga tampil cukup menjanjikan di menit-menit awal.
Berulang-ulang dan kawan-kawan mendapatkan peluang emas.Seperti yang terjadi di menit ke 24, tendangan keras striker Real Madrid tersebut masih tepat mengarah ke penjaga gawang Georgia.
Seolah tidak mau menyerah, juga mendapatkan peluang dari tendangan jarak jauh. Namun dewi fortuna masih belum menaungi Prancis. Peluang emas kembali didapatkan Prancis. Kali ini giliran yang berhadap-hadapan dengan kiper Georgia, . Namun bola yang ditendang pemain tersebut hanya melewati mistar gawang.
Georgia bukan tanpa perlawanan. Dengan mengandalkan serangan balik, sesekali Georgia mengancam mengancam gawang . Peluang terbaik yang didapat oleh Aleksandr Kobakhidze. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti meluncur deras ke gawang Prancis. Namun masih mampu di tepis Lloris dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Gol yang dinanti kubu tuan rumah baru terjadi di penghujung babak pertama. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Dato Kvirkvelia di sisi kiri pertahanan Georgia. Mathieu Valbuena yang mengambil tendangan bebas memberikan umpan crossing ke kotak penalti lawan. Tanpa ada pengawalan yang ketat, mampu menanduk bola dan mengarahkan ke sisi kanan gawang. Kedudukan 1-0 untuk Prancis sampai turun minum.
Memasuki babak ke dua, Les Bleus kembali mendobrak. Hasilnya, dua menit setelah kick off ke dua dibunyikan, menggandakan kedudukan. Diawali dari akselerasi Ribery di sisi kiri pertahanan Georgia, pemain tersebut memberikan umpan mendatar dan langsung disambut dengan tendangan keras oleh Valbuena yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.
Unggul dua gol belum membuat skuad Les Bleus puas. Kali ini giliran Ribery yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapatkan assist dari Valbuena, Ribery melepaskan tendangan kaki kanan yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.
Ketinggalan tiga angka tidak membuat Georgia patah arang. Pada menit ke 70 Aleksandr Kobakhidze mampu memperkecil kedudukan. Tendangan keras dari dalam kotak penalti memanfaatkan bola muntah tidak dapat diamankan oleh Lloris.
Memasuki masa injury time, Giroud dan kawan-kawan masih bernafsu menambah keunggulan. Georgia yang tertinggal juga masih belum mau menyerah. Namun sampai wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, skor 3-1 untuk kemenangan Prancis tidak berubah. Dengan kemenangan Prancis bertengger di posisi kedua dengan poin tujuh. Selisih satu poin dengan yang berada di puncak klasemen Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.
Bermain di depan publik sendiri membuat Prancis tampil percaya diri. Anak asuh Didier Deschamps tersebut bermain terbuka. Serangan Les Bleus juga tampil cukup menjanjikan di menit-menit awal.
Berulang-ulang dan kawan-kawan mendapatkan peluang emas.Seperti yang terjadi di menit ke 24, tendangan keras striker Real Madrid tersebut masih tepat mengarah ke penjaga gawang Georgia.
Seolah tidak mau menyerah, juga mendapatkan peluang dari tendangan jarak jauh. Namun dewi fortuna masih belum menaungi Prancis. Peluang emas kembali didapatkan Prancis. Kali ini giliran yang berhadap-hadapan dengan kiper Georgia, . Namun bola yang ditendang pemain tersebut hanya melewati mistar gawang.
Georgia bukan tanpa perlawanan. Dengan mengandalkan serangan balik, sesekali Georgia mengancam mengancam gawang . Peluang terbaik yang didapat oleh Aleksandr Kobakhidze. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti meluncur deras ke gawang Prancis. Namun masih mampu di tepis Lloris dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Gol yang dinanti kubu tuan rumah baru terjadi di penghujung babak pertama. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Dato Kvirkvelia di sisi kiri pertahanan Georgia. Mathieu Valbuena yang mengambil tendangan bebas memberikan umpan crossing ke kotak penalti lawan. Tanpa ada pengawalan yang ketat, mampu menanduk bola dan mengarahkan ke sisi kanan gawang. Kedudukan 1-0 untuk Prancis sampai turun minum.
Memasuki babak ke dua, Les Bleus kembali mendobrak. Hasilnya, dua menit setelah kick off ke dua dibunyikan, menggandakan kedudukan. Diawali dari akselerasi Ribery di sisi kiri pertahanan Georgia, pemain tersebut memberikan umpan mendatar dan langsung disambut dengan tendangan keras oleh Valbuena yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.
Unggul dua gol belum membuat skuad Les Bleus puas. Kali ini giliran Ribery yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapatkan assist dari Valbuena, Ribery melepaskan tendangan kaki kanan yang meluncur ke sisi kiri gawang Loria.
Ketinggalan tiga angka tidak membuat Georgia patah arang. Pada menit ke 70 Aleksandr Kobakhidze mampu memperkecil kedudukan. Tendangan keras dari dalam kotak penalti memanfaatkan bola muntah tidak dapat diamankan oleh Lloris.
Memasuki masa injury time, Giroud dan kawan-kawan masih bernafsu menambah keunggulan. Georgia yang tertinggal juga masih belum mau menyerah. Namun sampai wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, skor 3-1 untuk kemenangan Prancis tidak berubah. Dengan kemenangan Prancis bertengger di posisi kedua dengan poin tujuh. Selisih satu poin dengan yang berada di puncak klasemen Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.
Susunan pemain kedua tim:
Prancis (4-4-2): Hugo Lloris; Varane, Sakho, Jallet, Clichy; Ribery (Menez 77'), Valbuena (Remy 66'), Matuidi (Sissoko 67'), Pogba; Giroud, Benzema.
Georgia (4-5-1): Loria; Kvirkvelia, Kashia, Amisulashvili, Khizanishvili; Lobjanidze, Kobakhidze, Daushvili, Targmadze (Gelashvili 84'), Ananidze (Kenia 46'); Vatsadze (Dvalishvili 73'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Declan Rice Yakin Skuad Inggris Saat Ini yang Terbaik
Piala Dunia 20 Juli 2026, 00:19
-
Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
Piala Dunia 15 Juli 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
MU Merasa Diperlakukan Secara Zalim
Liga Inggris 14 September 2026, 14:15
-
John Herdman Bidik Trofi Perdana Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 14 September 2026, 14:13
-
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 14 September 2026, 13:22
-
Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 12:52
-
Michael Carrick Salah Taktik Saat MU Kalah dari Man City di Old Trafford?
Liga Inggris 14 September 2026, 12:44
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gol Derby Manchester di Premier League
Liga Inggris 14 September 2026, 12:22
-
Alasan Michael Carrick Tak Mau Salahkan Pemain MU Usai Kalah dari Man City
Liga Inggris 14 September 2026, 12:16
-
Hansi Flick Puas dengan Anthony Gordon meski Belum Cetak Gol untuk Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2026, 11:52
-
Phil Foden Kena Kartu Merah, Roy Keane Justru Salahkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 14 September 2026, 11:22
-
Murka, Lisandro Martinez Sebut Gol Haaland Tidak Seharusnya Disahkan
Liga Inggris 14 September 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







