Review: Penalti Messi Menangkan Argentina
Editor Bolanet | 13 November 2014 04:55
- menjalani partai eksibisi menghadapi di Boleyn Ground, London. Laga ini digelar pada hari Kamis (13/11).
Argentina melakukan comeback dan meraih kemenangan 2-1 dalam laga ini. Tertinggal lebih dulu oleh gol Sharbini, Argentina membalas lewat Cristian Ansaldi dan penalti Lionel Messi.
Kroasia menurunkan banyak pemain lapis kedua mereka dalam pertandingan ini. Nama-nama besar seperti Ivan Rakitic, Luka Modric dan Mario Mandzukic bahkan tidak diajak oleh Niko Kovac ke laga ini. Kroasia memang harus memikirkan laga Kualifikasi Euro 2016 melawan Italia dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Gerardo Martino membawa semua amunisi yang tersedia untuknya. Di atas kertas, laga ini harusnya berjalan timpang dengan Argentina yang mendominasi.
Tapi kenyataan di lapangan berkata lain. Kroasia ternyata mampu mengimbangi permainan Argentina. Tentu Argentina lebih banyak menguasai bola namun Kroasia juga bisa menciptakan banyak peluang berbahaya.
Kroasia bahkan sudah unggul pada menit ke-11 lewat gol Anas Sharbini. Visi tajam dan penguasaan bola sempurna Mateo Kovacic menarik perhatian banyak bek Argentina. Saat dikepung, Kovacic melepas bola ke Sharbini yang berada dalam posisi bebas. Sharbini pun melepas tendangan keras yang gagal dihalau Sergio Romero.
Argentina seperti tersentak setelah kebobolan. Berkali-kali trio Lionel Messi, Angel Di Maria dan Sergio Aguero menguji ketangguhan pertahanan Kroasia.
Argentina setidaknya mencatatkan tiga peluang emas sebelum babak pertama berakhir. Namun gempuran-gempuran Albiceleste itu selalu bisa dimentahkan oleh lini belakang Kroasia yang disiplin.
Argentina segera menggebrak pada babak kedua. Hasilnya, empat menit babak kedua berjalan, Cristian Ansaldi mampu menyamakan kedudukan dengan cukup unik dan mungkin kontroversial.
Ansaldi menerima bola di sisi kiri. Ia lalu menusuk masuk dan melepas tendangan ke gawang Kalinic. Bola kemudian berbelok arah setelah mengenai tangan Sergio Aguero.
Delapan menit berselang, Argentina berhasil membalik kedudukan lewat penalti Messi. Sergio Aguero menerima umpan terobosan di depan gawang Kroasia dan kemudian dijatuhkan oleh Kalinic. Wasit pun menunjuk titik putih. Messi yang menjadi algojo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Masuknya Carlos Tevez disambut meriah oleh publik Boleyn Ground, markas West Ham, yang masih mengidolakannya. Tevez beberapa kali juga berhasil merepotkan pertahanan Kroasia. Meski baru kembali ke timnas setelah dibekukan selama beberapa tahun, Tevez bisa melakukan kerjasama yang baik dengan rekan-rekannya.
Kedua pelatih melakukan banyak pergantian pemain pada sepertiga terakhir pertandingan. Tapi hingga laga berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan Argentina tetap bertahan.
Dalam laga selanjutnya, Argentina akan menghadapi Portugal dalam ajang persahabatan. Di sisi lain, Kroasia akan menjalani laga penting Kualifikasi Euro 2016 menghadapi Italia.
Susunan pemain Argentina: Romero; Zabaleta, Fazio, Vergini, Ansaldi (Silva, 77'); Mascherano, Banega (Pereyra, 71'), Enzo Perez; Messi, Aguero (Tevez, 62'), Di Maria (Lamela, 77').
Susunan pemain Kroasia: Kalinic (Vargic, 89'); Vrsaljko, Jedvaj, Leskovic (Mitrovic, 84'), Leovac; Antolic, Badelj; Milic (Tomecak, 71'), Kovacic (Halilovic, 46'), Sharbini (Jajalo, 65'); Cop (Rog, 84'). (bola/hsw)
Argentina melakukan comeback dan meraih kemenangan 2-1 dalam laga ini. Tertinggal lebih dulu oleh gol Sharbini, Argentina membalas lewat Cristian Ansaldi dan penalti Lionel Messi.
Kroasia menurunkan banyak pemain lapis kedua mereka dalam pertandingan ini. Nama-nama besar seperti Ivan Rakitic, Luka Modric dan Mario Mandzukic bahkan tidak diajak oleh Niko Kovac ke laga ini. Kroasia memang harus memikirkan laga Kualifikasi Euro 2016 melawan Italia dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Gerardo Martino membawa semua amunisi yang tersedia untuknya. Di atas kertas, laga ini harusnya berjalan timpang dengan Argentina yang mendominasi.
Tapi kenyataan di lapangan berkata lain. Kroasia ternyata mampu mengimbangi permainan Argentina. Tentu Argentina lebih banyak menguasai bola namun Kroasia juga bisa menciptakan banyak peluang berbahaya.
Kroasia bahkan sudah unggul pada menit ke-11 lewat gol Anas Sharbini. Visi tajam dan penguasaan bola sempurna Mateo Kovacic menarik perhatian banyak bek Argentina. Saat dikepung, Kovacic melepas bola ke Sharbini yang berada dalam posisi bebas. Sharbini pun melepas tendangan keras yang gagal dihalau Sergio Romero.
Argentina seperti tersentak setelah kebobolan. Berkali-kali trio Lionel Messi, Angel Di Maria dan Sergio Aguero menguji ketangguhan pertahanan Kroasia.
Argentina setidaknya mencatatkan tiga peluang emas sebelum babak pertama berakhir. Namun gempuran-gempuran Albiceleste itu selalu bisa dimentahkan oleh lini belakang Kroasia yang disiplin.
Argentina segera menggebrak pada babak kedua. Hasilnya, empat menit babak kedua berjalan, Cristian Ansaldi mampu menyamakan kedudukan dengan cukup unik dan mungkin kontroversial.
Ansaldi menerima bola di sisi kiri. Ia lalu menusuk masuk dan melepas tendangan ke gawang Kalinic. Bola kemudian berbelok arah setelah mengenai tangan Sergio Aguero.
Delapan menit berselang, Argentina berhasil membalik kedudukan lewat penalti Messi. Sergio Aguero menerima umpan terobosan di depan gawang Kroasia dan kemudian dijatuhkan oleh Kalinic. Wasit pun menunjuk titik putih. Messi yang menjadi algojo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Masuknya Carlos Tevez disambut meriah oleh publik Boleyn Ground, markas West Ham, yang masih mengidolakannya. Tevez beberapa kali juga berhasil merepotkan pertahanan Kroasia. Meski baru kembali ke timnas setelah dibekukan selama beberapa tahun, Tevez bisa melakukan kerjasama yang baik dengan rekan-rekannya.
Kedua pelatih melakukan banyak pergantian pemain pada sepertiga terakhir pertandingan. Tapi hingga laga berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan Argentina tetap bertahan.
Dalam laga selanjutnya, Argentina akan menghadapi Portugal dalam ajang persahabatan. Di sisi lain, Kroasia akan menjalani laga penting Kualifikasi Euro 2016 menghadapi Italia.
Susunan pemain Argentina: Romero; Zabaleta, Fazio, Vergini, Ansaldi (Silva, 77'); Mascherano, Banega (Pereyra, 71'), Enzo Perez; Messi, Aguero (Tevez, 62'), Di Maria (Lamela, 77').
Susunan pemain Kroasia: Kalinic (Vargic, 89'); Vrsaljko, Jedvaj, Leskovic (Mitrovic, 84'), Leovac; Antolic, Badelj; Milic (Tomecak, 71'), Kovacic (Halilovic, 46'), Sharbini (Jajalo, 65'); Cop (Rog, 84'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













