Ronaldo Tak Menyesal Jadi 'Biang Keladi' Kartu Merah Rooney di PD 2006
Editor Bolanet | 29 September 2015 12:09
- Bintang Real Madrid sekaligus kapten , Cristiano Ronaldo mengenang insiden antara dirinya dengan Wayne Rooney saat Piala Dunia 2006 silam.
Pada laga yang mempertemukan Portugal vs Inggris tersebut, Ronaldo dan Rooney -yang saat itu masih satu tim di Manchester United- terlibat salah satu insiden yang berujung dengan kartu merah kepada Rooney. Saat itu, Ronaldo merajuk wasit untuk mengeluarkan Rooney setelah kedapatan menginjak bek Ricardo Carvalho.
Pada laga tersebut, Portugal sendiri mampu meraih kemenangan lewat adu penalti. Tapi Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tak menyesal atas kejadian tersebut dan mengaku hubungannya dengan Rooney tak ada masalah pasca insiden itu.
Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2006
Saya tak menyesali apa yang saya lakukan, karena saat anda bermain untuk negara anda, anda mempertahankan warna anda, ungkapnya.
Saya tak melakukan sesuatu yang buruk. Dia memahami sudut pandang saya, mari berbicara tentang saat ini, mari memenangkan trofi, mari bermain bersama seperti yang telah kami lakukan. Kami masih berteman. Orang-orang telah membuat drama besar yang tak pernah ada, tandasnya.[initial]
(sm/dzi)
Pada laga yang mempertemukan Portugal vs Inggris tersebut, Ronaldo dan Rooney -yang saat itu masih satu tim di Manchester United- terlibat salah satu insiden yang berujung dengan kartu merah kepada Rooney. Saat itu, Ronaldo merajuk wasit untuk mengeluarkan Rooney setelah kedapatan menginjak bek Ricardo Carvalho.
Pada laga tersebut, Portugal sendiri mampu meraih kemenangan lewat adu penalti. Tapi Ronaldo menegaskan bahwa dirinya tak menyesal atas kejadian tersebut dan mengaku hubungannya dengan Rooney tak ada masalah pasca insiden itu.
Saya tak menyesali apa yang saya lakukan, karena saat anda bermain untuk negara anda, anda mempertahankan warna anda, ungkapnya.
Saya tak melakukan sesuatu yang buruk. Dia memahami sudut pandang saya, mari berbicara tentang saat ini, mari memenangkan trofi, mari bermain bersama seperti yang telah kami lakukan. Kami masih berteman. Orang-orang telah membuat drama besar yang tak pernah ada, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











