Rusia vs Kroasia, Perubahan Strategi Sbornaya
Gia Yuda Pradana | 5 Juli 2018 15:34
Bola.net - - Tuan rumah Rusia akan berhadapan dengan Kroasia di perempat final Piala Dunia 2018, Minggu (08/7). Sbornaya bakal menerapkan strategi berbeda daripada ketika mengalahkan Spanyol lewat adu penalti di 16 besar.
Melawan Spanyol, Rusia main bertahan. Menurut gelandang Rusia Aleksandr Golovin, pendekatan defensif itu merupakan solusi terbaik untuk menghadapi tim sekelas La Furia Roja.
Namun Rusia sepertinya bakal lebih berani menyerang saat menghadapi Kroasia.
Spanyol mendominasi penguasaan bola melawan tim manapun di dunia. Kami menemukan solusi untuk itu, kata Golovin seperti dilansir FIFA.com.
Spanyol dan Kroasia sama-sama bukan lawan yang mudah, tapi mereka adalah dua tim dengan gaya berbeda. Untuk itu diperlukan strategi yang berbeda pula.
Saya rasa melawan Kroasia kami akan mengoptimalkan kualitas terbaik kami dan berusaha main dengan gaya kami. Bukan berarti Kroasia lebih lemah daripada Spanyol. Hanya saja, Kroasia memiliki gaya berbeda, lanjut Golovin.
Mereka tak butuh menguasai bola sepanjang waktu untuk menciptakan kesempatan.
Ini lebih cocok buat saya. Saya tahu apa yang saya bicarakan. Saya melihat semua pertandingan mereka di penyisihan grup. Saya rasa ini akan jadi laga yang sangat berimbang. Tim dengan karakter terkuat dan menunjukkan determinasi lebih lah yang akan meraih keuntungan.
Kroasia Sudah Mengantisipasi

Kroasia sudah mengantisipasi kalau Rusia tidak bakal sedefensif seperti ketika melawan Spanyol. Hal ini diutarakan oleh penyerang sayap Kroasia, Ivan Perisic.
Seperti dilansir FIFA.com, Perisic menuturkan: Kami sudah melihat semua pertandingan mereka.
Mereka lebih menyerang di fase grup, dan lebih bertahan saat melawan Spanyol. Kami akan mempersiapkan diri untuk dua gaya permainan mereka itu.
Mereka mungkin tak memiliki individu-individu hebat, tapi mereka mengagumkan sebagai satu tim. Ini akan jadi laga yang berat.
Jadwal Perempat Final

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mesin Sepakbola Spanyol: Pabrik Talenta yang Tak Pernah Mati
Piala Dunia 16 Oktober 2025, 10:58
-
Gelandang Arsenal Ini Disebut Sudah Sekelas Rodri dan Pedri
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 06:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








