Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Asad Arifin | 16 Juli 2026 12:53
Bola.net - Argentina memastikan tempat di partai final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 pada babak semifinal. Kemenangan dramatis di Atlanta Stadium itu kembali menghadirkan satu nama yang menjadi pembeda, yakni Lionel Messi.
La Albiceleste sempat berada dalam posisi sulit setelah Anthony Gordon membawa Inggris unggul pada menit ke-55 melalui umpan Morgan Rogers. Namun, Argentina menunjukkan karakter juara dengan membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada masa injury time menit 90+2.
Di balik dua gol tersebut, Lionel Messi menjadi sosok sentral yang mengubah arah pertandingan. Kapten Argentina itu menyumbang dua assist yang memastikan timnya membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiket ke final untuk kedua kalinya secara beruntun.
Penampilan Messi kembali memantik perdebatan lama mengenai siapa pesepak bola terbaik sepanjang masa. Bagi banyak pihak, performa pemain berusia 39 tahun itu di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa status The Greatest of All Time (GOAT) layak disematkan kepadanya.
Messi Terus Membuktikan Kelasnya di Panggung Terbesar

Empat tahun lalu, banyak yang mengira kisah Lionel Messi di Piala Dunia telah mencapai akhir yang sempurna. Setelah membawa Argentina menjadi juara dunia pada usia 35 tahun, turnamen tersebut sempat diyakini menjadi penampilan terakhirnya di ajang paling bergengsi itu.
Anggapan serupa bahkan sempat muncul lebih awal. Seusai Piala Dunia 2018, saat berusia 31 tahun, banyak orang menilai Messi kemungkinan besar akan mengakhiri karier internasional tanpa pernah mengangkat trofi.
Namun, perjalanan sang megabintang ternyata belum selesai. Pada usia 39 tahun, Messi masih menjadi figur paling berpengaruh dalam permainan Argentina dan sukses membawa negaranya melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Kontribusinya di turnamen ini juga luar biasa. Dua assist ke gawang Inggris membuat koleksi Messi menjadi empat assist di Piala Dunia 2026, ditambah delapan gol yang menjadikannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sekaligus pemberi assist terbanyak kedua sepanjang turnamen.
Final Kontra Spanyol Jadi Kesempatan Menambah Warisan Besar

Argentina kini akan menghadapi Spanyol pada partai final di New Jersey. Laga tersebut memiliki makna tersendiri bagi Messi karena akan mempertemukannya dengan negara tempat ia menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Barcelona.
Selain memburu gelar juara dunia kedua secara beruntun, Messi juga berpeluang menambah satu lagi bab penting dalam warisan kariernya. Jika kembali mengangkat trofi, pencapaian tersebut akan semakin memperkuat argumentasi bahwa dirinya merupakan pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada kaptennya. Menurutnya, Messi sudah tidak memiliki apa pun lagi yang perlu dibuktikan kepada dunia sepak bola.
"Dia pemain terbaik dalam sejarah, saya tidak tahu apa lagi yang harus dia lakukan untuk membuktikannya. Mayoritas orang Spanyol mencintainya," kata pelatih tim nasionalnya, Lionel Scaloni.
Pandangan serupa juga disampaikan mantan bek Inggris yang kini menjadi pandit BBC, Micah Richards. Ia menilai perbedaan terbesar dalam laga semifinal melawan Inggris adalah kehadiran sosok Lionel Messi yang mampu menentukan hasil pertandingan melalui momen-momen krusial.
"Mereka memiliki Lionel Messi. Mereka memiliki GOAT. Pemain terhebat sepanjang masa. momen-momen. Kami pikir itu bisa saja Jude Bellingham atau Harry Kane, tetapi inilah mengapa dia adalah raja," kata Micah Richards.
Baca Ini Juga
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
4 Pelajaran dari Kekalahan Pahit Inggris Lawan Argentina: Strategi Bertahan Berujung Petaka
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Perjalanan Argentina ke Final Piala Dunia 2026: Diwarnai Comeback demi Comeback
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Benturan Dua Filosofi Sepak Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 15 Oktober 2026, 11:40
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
-
Tidak Jadi Cabut! Lionel Scaloni Isyaratkan Bertahan di Timnas Argentina
Piala Dunia 7 Oktober 2026, 22:01
-
Tribut Berkelas Luka Modric untuk Lionel Messi: Ia Sering Buat Saya Menderita!
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


