Skandal Medis Timnas Senegal di Piala Dunia 2026: Dokter Tim Dituding Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Asad Arifin | 14 Juli 2026 21:46
Skandal Medis Timnas Senegal di Piala Dunia 2026: Dokter Tim Dituding Spesialis Kebidanan dan Kandungan
Starting XI Timnas Senegal saat melawan Norwegia di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026. (c) AP Photo/Frank Franklin II

Bola.net - Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi yang datang dari luar lapangan. Kali ini, sorotan tertuju kepada Timnas Senegal yang menghadapi polemik terkait sosok dokter tim mereka.

Masalah tersebut mencuat setelah Presiden Federasi Sepak Bola Senegal, Abdoulaye Fall, mengungkap adanya kekhawatiran dari para pemain terhadap layanan medis selama turnamen. Pernyataan itu langsung memicu perdebatan di Senegal.

Advertisement

Kontroversi semakin besar karena dokter tim yang dimaksud, Abderahmane Fediore, disebut berlatar belakang sebagai dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau ginekolog. Klaim tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kelayakannya menangani kebutuhan medis para pesepak bola.

Namun, tudingan itu tidak dibiarkan begitu saja. Asosiasi Kedokteran Olahraga Senegal langsung memberikan bantahan keras dan menegaskan bahwa Fediore memiliki kompetensi di bidang kedokteran olahraga.

1 dari 2 halaman

Federasi Senegal Ungkap Keraguan Pemain terhadap Dokter Tim

Abderahmane Fediore telah menjadi dokter Timnas Senegal sejak 2017. Selama hampir satu dekade, ia mendampingi Lions of Teranga dalam tiga edisi Piala Dunia serta lima turnamen Piala Afrika.

Meski memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional, posisinya kini menjadi sorotan. Abdoulaye Fall mengungkapkan bahwa sejumlah pemain merasa kurang yakin terhadap dukungan medis yang mereka terima selama Piala Dunia 2026.

Menurut Fall, federasi bahkan harus mencari tambahan tenaga medis demi memberikan rasa aman kepada para pemain. Langkah tersebut diambil karena kondisi kesehatan skuad dinilai menjadi prioritas utama selama turnamen berlangsung.

“Berdasarkan umpan balik yang saya terima, para pemain tidak cukup yakin akan dukungan yang diberikan olehnya. Kami harus menemukan keahlian yang meyakinkan agar mereka merasa tenang, karena kesehatan adalah yang terpenting," kata Fall.

2 dari 2 halaman

Asosiasi Kedokteran Olahraga Bantah Tuduhan terhadap Fediore

Asosiasi Kedokteran Olahraga Bantah Tuduhan terhadap Fediore

Selebrasi skuad Senegal dalam laga versus Irak di Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026). (c) AP Photo/Olivia White

Pernyataan Presiden Federasi Sepak Bola Senegal segera memicu respons dari Asosiasi Kedokteran Olahraga Senegal. Organisasi tersebut menilai tudingan terhadap Fediore tidak memiliki dasar yang kuat.

Mereka menegaskan bahwa meski Fediore memang berprofesi sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi, hal itu tidak berarti ia tidak memiliki kompetensi menangani atlet profesional. Menurut mereka, Fediore juga memiliki pendidikan khusus di bidang kedokteran olahraga.

Fediore diketahui mengantongi diploma spesialis kedokteran olahraga dan biologi olahraga dari Universitas Cheikh Anta Diop di Dakar. Selain itu, ia juga pernah memimpin departemen fisioterapi di Rumah Sakit Fann sebelum bergabung dengan tim nasional Senegal.

Dengan latar belakang tersebut, Asosiasi Kedokteran Olahraga Senegal menyebut tuduhan yang diarahkan kepada Fediore sebagai pernyataan yang "tidak berdasar dan memfitnah". Polemik ini pun menjadi salah satu kontroversi yang menyita perhatian selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Sumber: talkSPORT

LATEST UPDATE