Soal Naturalisasi, Bos FA Sepakat Dengan Wilshere
Editor Bolanet | 10 Oktober 2013 13:23
- Wacana naturalisasi pemain kini menjadi isu sensitif yang ramai dibicarakan di Inggris. Hal ini diawali dengan komentar manajer timnas, Roy Hodgson yang ingin Adnan Januzaj, pemain muda berdarah Kosovo-Albania, untuk memperkuat Timnas .
Suasana semakin memanas saat gelandang Jack Wilshere, tanpa menyebut nama Januzaj, menolak wacana naturalisasi pemain yang dilakukan oleh Timnas. Pemain Arsenal ini mengatakan bahwa 'Timnas Inggris hanyalah untuk orang Inggris'.
Pernyataan tersebut memantik reaksi keras dari atlet kriket Inggris, Kevin Pietersen. Pria kelahiran Afrika Selatan tersebut secara tersirat merasa terdiskriminasi dengan pernyataan Wilshere.
Kini reaksi soal naturalisasi muncul dari Chairman Asosiasi Sepakbola Inggris sendiri, Greg Dyke. Senada dengan Wilshere, Dyke juga kurang setuju ada naturalisasi di tubuh tim nasional.
Tentu saja anda ingin pemain yang berkualitas, namun permasalahannya adalah apakah anda memiliki dasar atas keputusan tersebut, ungkap Dyke.
Kami harus melihat kembali pada peraturan, apakah yang dilakukan oleh negara lain dan apakah kami mengalami kerugian karena tidak menerapkannya.
Pria 66 tahun ini menilai publik Inggris harus lebih hati-hati dalam menyikapi wacana perpindahan kewarganegaraan seorang pemain.
Kesimpulan bahwa seseorang yang tidak lahir di Inggris tidak boleh memperkuat timnas bukan pokok permasalahan, namun seberapa lamakah mereka harus tinggal di sini sebelum layak membela Inggris?
Tidak peduli sudah seglobal apapun sepakbola saat ini, tetap saja kita harus ingat dari manakah asal kita.
Lebih lanjut, Dyke mengungkapkan bahwa permasalahan naturalisasi telah memiliki sistemnya sendiri dan seharusnya tidak perlu didramatisir hanya karena munculnya seorang Januzaj.
Januzaj bukan kasus satu-satunya. Saya tidak berpikir bahwa ini adalah persoalan individual.
Untuk jangka panjang, yang saya pikirkan adalah apakah anak-anak muda yang muncul melalui sistem pembinaan bisa bermain di level tertinggi jika mereka memiliki talenta, tutup Dyke. [initial]
(mrr/mri)
Suasana semakin memanas saat gelandang Jack Wilshere, tanpa menyebut nama Januzaj, menolak wacana naturalisasi pemain yang dilakukan oleh Timnas. Pemain Arsenal ini mengatakan bahwa 'Timnas Inggris hanyalah untuk orang Inggris'.
Pernyataan tersebut memantik reaksi keras dari atlet kriket Inggris, Kevin Pietersen. Pria kelahiran Afrika Selatan tersebut secara tersirat merasa terdiskriminasi dengan pernyataan Wilshere.
Kini reaksi soal naturalisasi muncul dari Chairman Asosiasi Sepakbola Inggris sendiri, Greg Dyke. Senada dengan Wilshere, Dyke juga kurang setuju ada naturalisasi di tubuh tim nasional.
Tentu saja anda ingin pemain yang berkualitas, namun permasalahannya adalah apakah anda memiliki dasar atas keputusan tersebut, ungkap Dyke.
Kami harus melihat kembali pada peraturan, apakah yang dilakukan oleh negara lain dan apakah kami mengalami kerugian karena tidak menerapkannya.
Pria 66 tahun ini menilai publik Inggris harus lebih hati-hati dalam menyikapi wacana perpindahan kewarganegaraan seorang pemain.
Kesimpulan bahwa seseorang yang tidak lahir di Inggris tidak boleh memperkuat timnas bukan pokok permasalahan, namun seberapa lamakah mereka harus tinggal di sini sebelum layak membela Inggris?
Tidak peduli sudah seglobal apapun sepakbola saat ini, tetap saja kita harus ingat dari manakah asal kita.
Lebih lanjut, Dyke mengungkapkan bahwa permasalahan naturalisasi telah memiliki sistemnya sendiri dan seharusnya tidak perlu didramatisir hanya karena munculnya seorang Januzaj.
Januzaj bukan kasus satu-satunya. Saya tidak berpikir bahwa ini adalah persoalan individual.
Untuk jangka panjang, yang saya pikirkan adalah apakah anak-anak muda yang muncul melalui sistem pembinaan bisa bermain di level tertinggi jika mereka memiliki talenta, tutup Dyke. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trent Alexander-Arnold, Denzel Dumfries, dan Persaingan Bek Kanan Real Madrid yang Memanas
Liga Spanyol 30 September 2026, 12:39
-
Jude Bellingham Tampil Lebih Baik Saat Bermain dengan Amarah
Piala Eropa 30 September 2026, 12:11
-
Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026
Piala Eropa 25 September 2026, 15:10
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







