Vahid Halilhodzic Tinggalkan Aljazair
Editor Bolanet | 7 Juli 2014 05:07
- Vahid Halilhodzic akhirnya mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas . Pengumuman pengunduran diri, salam perpisahan dan ucapan terima kasih ia unggah di situs resmi federasi Aljazair.
Pria asal Bosnia itu sudah memegang Tim Serigala Gurun sejak tiga tahun lalu. Valilhodzic membuat sejarah setelah mengantar anak buahnya lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sepanjang sejarah mereka ikut turnamen empat tahunan tersebut.
Hari ini setelah tinggal di Aljazair selama tiga tahun, ada kewajiban keluarga dan iming-iming tantangan olahraga baru sangat membebani keputusan saya.
Saya pergi dengan perasaan bangga setelah meninggalkan rekor dan dengan persetujuan FAF (Asosiasi Sepakbola Aljazair).
Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Presiden FAF, Mohamed Raouraoua, yang telah bekerjasama dengan saya selama tiga tahun untuk meraih tujuan kami dan telah menyediakan kemudahan buat tim menjalani misi sulit ini.
Saya ingin memberi penghormatan kepada pemain dan staf teknis, tenaga medis dan administrasi yang telah sepenuhnya membantu di sepanjang misi saya.
Saya akan selalu menyimpan kenangan indah dari keramahan masyarakat Aljazair yang luar bisa karena sudah mendukung saya sejak hari pertama saya tiba dan selalu tetap setia.
Perjalanan Aljazair di Piala Dunia 2014 hanya sampai babak 16 besar setelah ditaklukkan dengan skor 2-1 di waktu extra time. (sw/ada)
Pria asal Bosnia itu sudah memegang Tim Serigala Gurun sejak tiga tahun lalu. Valilhodzic membuat sejarah setelah mengantar anak buahnya lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sepanjang sejarah mereka ikut turnamen empat tahunan tersebut.
Hari ini setelah tinggal di Aljazair selama tiga tahun, ada kewajiban keluarga dan iming-iming tantangan olahraga baru sangat membebani keputusan saya.
Saya pergi dengan perasaan bangga setelah meninggalkan rekor dan dengan persetujuan FAF (Asosiasi Sepakbola Aljazair).
Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Presiden FAF, Mohamed Raouraoua, yang telah bekerjasama dengan saya selama tiga tahun untuk meraih tujuan kami dan telah menyediakan kemudahan buat tim menjalani misi sulit ini.
Saya ingin memberi penghormatan kepada pemain dan staf teknis, tenaga medis dan administrasi yang telah sepenuhnya membantu di sepanjang misi saya.
Saya akan selalu menyimpan kenangan indah dari keramahan masyarakat Aljazair yang luar bisa karena sudah mendukung saya sejak hari pertama saya tiba dan selalu tetap setia.
Perjalanan Aljazair di Piala Dunia 2014 hanya sampai babak 16 besar setelah ditaklukkan dengan skor 2-1 di waktu extra time. (sw/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













