Waktu Latihan Iran Jelang Hadapi Belgia Dipangkas Otoritas Amerika Serikat
Gia Yuda Pradana | 21 Juni 2026 19:39
Bola.net - Iran menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan melawan Belgia pada matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026. Selain harus menghadapi lawan kuat, tim asuhan Amir Ghalenoei juga mengeluhkan kondisi persiapan yang dinilai jauh dari ideal.
Laga Belgia vs Iran akan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase gugur.
Menjelang pertandingan tersebut, pelatih Iran Amir Ghalenoei melontarkan kritik kepada otoritas Amerika Serikat terkait pengaturan jadwal timnya. Menurutnya, kebijakan yang diterapkan tidak konsisten dan membuat skuad Iran berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.
Waktu Latihan Iran Dipangkas
Ghalenoei mengungkapkan timnya hanya memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas sebelum menghadapi Belgia. Situasi itu bahkan memaksa Iran memangkas sesi latihan yang telah direncanakan.
"Kami hanya bisa berlatih setengah dari waktu yang biasanya kami gunakan untuk latihan. Kami ingin memiliki persiapan fisik dan teknis yang optimal," ujar Ghalenoei.
Ia kemudian membandingkan kondisi timnya dengan Belgia yang dinilai memperoleh kesempatan lebih baik. Menurutnya, lawan mereka sudah tiba lebih awal dan dapat menjalani sesi latihan secara normal.
"Lihat tim Belgia. Mereka tiba kemarin siang. Mereka berhasil menjalani latihan dengan baik," katanya.
Dampak Pembatasan Perjalanan
Perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 memang tidak berjalan mulus sejak awal turnamen. Konflik antara Iran dan Amerika Serikat membuat sejumlah rencana tim harus mengalami perubahan.
Markas tim yang semula direncanakan berada di Tucson, Arizona, dipindahkan ke Tijuana, Meksiko. Selain itu, beberapa anggota staf juga gagal memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Akibat pembatasan tersebut, Iran harus bolak-balik dari Meksiko ke Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan Grup G. Ghalenoei menilai aturan yang diterapkan berubah-ubah dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
Saat menghadapi Selandia Baru pada laga pertama yang berakhir imbang 2-2, Iran masih memiliki waktu persiapan sekitar 24 jam. Namun, menurut sang pelatih, kondisi menjelang laga melawan Belgia justru menjadi lebih sulit.
Pertanyakan Konsistensi Kebijakan Amerika Serikat
Ghalenoei mengaku mendapat informasi bahwa Iran akan memperoleh keleluasaan lebih besar dalam mengatur perjalanan menjelang laga terakhir grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni. Hal itu membuatnya mempertanyakan alasan kebijakan serupa tidak diterapkan sejak awal.
"Untuk pertandingan ketiga, mereka mengizinkan kami membuat keputusan sendiri terkait perencanaan perjalanan. Namun, masalah saya, mengapa mereka tidak mengizinkan kami datang lebih awal untuk dua pertandingan pertama juga?" ujarnya.
Meski melontarkan kritik, Ghalenoei tetap memberikan apresiasi kepada FIFA dan presidennya, Gianni Infantino. Ia menilai FIFA telah berupaya maksimal membantu mengurangi berbagai kendala yang dihadapi Iran selama turnamen berlangsung.
Pelatih berusia 62 tahun itu juga berterima kasih kepada otoritas Amerika Serikat karena telah memperlancar proses kedatangan timnya di perbatasan. Namun, ia menegaskan bahwa waktu latihan yang hilang tetap menjadi persoalan utama menjelang duel penting melawan Belgia.
Sumber: The Independent
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Piala Dunia 10 Agustus 2026, 08:12
LATEST UPDATE
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



