5 Pelajaran Denmark vs Inggris di Euro 2024: Favorit Juara Cuma Ilusi? Dilema Trent Alexander-Arnold
Dimas Ardi Prasetya | 21 Juni 2024 17:39
Bola.net - Timnas Inggris dipaksa meraih hasil imbang ketika bersua dengan Timnas Denmark di Euro 2024, Kamis (20/06/2024).
Laga Denmark vs Inggris ini merupakan laga matchday 2 Grup C Piala Eropa 2024. The Three Lions tentu saja diunggulkan menang di laga ini.
Namun performa mereka tak sesuai ekspektasi. Mereka main buruk tapi bisa unggul lebih dahulu melalui Harry Kane.
Denmark kemudian bisa menyamakan dari roket Morten Hjulman. Pertandingan ini akhirnya tuntas dengan hasil imbang 1-1.
Berikut lima pelajaran dari pertandingan tersebut.
Serangan Mudah ditebak

Inggris punya lini serang yang menakutkan. Mereka punya pemain haus gol seperti Harry Kane plus Jude Bellingham.
Lalu ada winger kreatif dan piawai juga dalam mencetak gol dalam diri Phil Foden. Ada juga Bukayo Saka.
Masih ada juga pelapis macam Ollie Watkins hingga Jarrod Bowen. Namun dengan semua sumber daya itu, Gareth Southgate tak bisa meraciknya menjadi sebuah unit yang mematikan.
Mereka tak bisa menghasilkan serangan yang berbahaya ke pertahanan Denmark. Gol Kane pun tercipta dari kelengahan bek lawan.
Sebenarnya Foden sempat menunjukkan aksinya dan nyaris mencetak gol. Namun entah mengapa Southgate tak memberikannya kepercayaan lebih untuk bergerak dengan lebih bebas.
Denmark pun bisa dengan mudah mengantisipasi serangan-serangan Inggris. Jika nanti The Three Lions bertemu dengan tim yang lebih tangguh, bisa jadi mereka bakal pulang lebih cepat.
Favorit Juara Cuma Ilusi?

Jelang Euro 2024 dimulai, ada sebuah prediksi dari Opta Analyst tentang tim yang berpeluang jadi juara di Jerman. Nama Inggris muncul di posisi teratas.
Mereka disebut punya kans juara sebesar 19 persen. Di bawah mereka ada Prancis.
Namun sepertinya, status favorit juara itu tampaknya kini cuma sekadar ilusi. Sebab Inggris tak menunjukkan permainan yang meyakinkan sebagai tim calon juara.
Salah satu alasannya sudah disebut di atas yakni serangan yang tak kreatif hingga mudah ditebak. Dengan permainan yang seperti sekarang ini, mereka akan amat sangat beruntung jika bisa masuk ke final lagi.
Lapangan Kok Licin

Di pertandingan ini, terjadi sejumlah momen yang berulang. Para pemain kedua tim terlihat kerap terpeleset.
Salah satunya adalah bek Inggris, Kyle Walker dan Jude Bellingham Demikian juga pemain pengganti The Three Lions, Jarrod Bowen.
Beberapa pemain Denmark juga terlihat terpeleset. Bahkan skuad Inggris sempat dibikin berkeringat dingin karena Walker tampak mengalami cedera.
Untungnya ia tak cedera dan bisa bermain lagi. Walker kemudian memilih mengganti sepatunya.
Entah apa yang salah dengan lapangan tersebut sehingga menjadi 'licin'.
Dilema Trent

Trent Alexander-Arnold pemain hebat. Hal itu tak diragukan lagi. Ia punya kemampuan mengumpan yang luar biasa.
Di Liverpool Trent merupakan bek kanan. Namun belakangan ia menjadi inverted fullback.
Namun di Timnas Inggris, ia menjadi gelandang fulltime. Permainan Trent sebenarnya terbilang bagus. menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang bagi Inggris di laga tersebut.
Tapi Trent cuma bermain selama 54 menit saja. ia digantikan oleh Conor Gallagher.
Permainan Inggris memang sedikit menjadi lebih baik. Tapi tetap saja performa mereka terhitung buruk.
Kini yang jadi dilema adalah, apakah nanti Southgate akan menjadikannya starter lagi atau tidak di lini tengah. Selain itu, apakah Trent sebaiknya dipasang sebagai fullback kanan seperti di klubnya dan kemudian menjadi inverted fullback?
Gallas Benar Soal Southgate?

Sebelumnya eks bek Chelsea dan Arsenal, William Gallas, tertawa ketika mendengar Timnas Inggris disebut sebagai favorit juara Euro 2024. Ada setidaknya dua alasan mengapa ia meragukan The Three Lions bakal bisa membawa pulang gelar juara Euro.
Salah satunya adalah kemampuan Gareth Southgate. Ia meragukan kapasitas Southgate untuk bisa meracik skuad Inggris jadi kekuatan yang menakutkan.
"Ia (Southgate) harus membuktikan bahwa ia bisa menang. Itu adalah tantangan besar bagi manajer mana pun, tapi mungkin lebih besar lagi bagi manajer Inggris karena tekanan yang melingkupi pekerjaannya dan ekspektasi tim dari para penggemar. Sedihnya, Saya tidak berpikir ia akan bisa melakukannya," ujarnya seperti dikutip dari Goal.
"Saya tidak berpikir skuad Inggris cukup bagus untuk memenangkan Kejuaraan Eropa tahun ini. Di luar Inggris, semua orang menghormatinya atas apa yang telah ia lakukan bersama Inggris, tapi saya tidak berpikir ia adalah manajer terbaik yang bisa ditunjuk oleh Inggris. Saya pikir ada lebih banyak manajer bertalenta di luar sana yang bisa mengangkat trofi bersama tim Inggris ini," terang Gallas.
Omongan Gallas sepertinya tepat. Penampilan Inggris kurang meyakinkan di laga lawan Denmark dan juga di laga sebelumnya melawan Serbia.
Jadwal Inggris Berikutnya

Kompetisi: Euro 2024 - Matchady 3
Pertandingan: Inggris vs Slovenia
Stadion: RheinEnergieStadion
Hari: Rabu, 26 Juni 2024
Kickoff: 02.00 WIB
Siaran Langsung: RCTI
Live Streaming: Vision+
Klasemen Grup C
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!
(Bola/Opta/Mirror/Goal)
Baca Juga:
Euro 2024: Timnas Inggris Mungkin Bapuk, tapi di Puncak Klasemen!
Si Kepala Batu! 3 Keputusan Gareth Southgate di Euro 2024 yang Menuai Banyak Kritik
Yang Tersisa dari Denmark vs Inggris: Alexander-Arnold Jago Bikin Peluang
Inggris Ditahan Denmark, Kangen Jordan Henderson Nggak Nih? Southgate Pecat Aja?
Man of the Match Denmark vs Inggris: Pierre-Emile Hojbjerg
Hasil Euro 2024 Denmark vs Inggris: Skor 1-1
Euro 2024: Inggris Diminta Jangan Jadikan Kane Seperti Haaland
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Terungkap, Chelsea Sempat Coba Angkut Gelandang ini di Deadline Day!
Liga Inggris 3 September 2026, 21:34
-
Jose Mourinho Waspadai Real Betis: Mereka Lawan yang Menyulitkan!
Liga Spanyol 3 September 2026, 21:05
-
Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
Liga Inggris 3 September 2026, 20:16
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


