Beckenbauer: Mitos Kutukan Bebani Pemain Jerman
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 02:30
- Legenda sepak bola Franz Beckenbauer yakin, para pemain Der Panser merasa kembali menjadi korban kutukan pada laga semifinal Euro 2012 kemarin.
Jerman dipaksa bertekuk lutut kala menghadapi Italia yang berstatus tim kejutan di turnamen dengan skor 2-1, di mana Mario Balotelli menjadi aktor kemenangan Gli Azzurri melalui sepasang golnya ke gawang Manuel Neuer.
Kekalahan tersebut menambah catatan buruk Jerman kala bertemu dengan Italia. Sejauh ini mereka belum berhasil mengalahkan Italia di pertandingan turnamen bergengsi.
Dengan total delapan kali kegagalan menjegal Gli Azzurri, maka mitos mengenai kutukan Italia pun mencuat, serta menghantui kubu Jerman. Hal tersebut diakui Der Kaiser pasti membebani para pemain Jerman di lapangan.
Saya pikir bahwa 16 tahun setelah kemenangan Euro '96 di Inggris, maka kami sudah siap untuk merebut titel kembali, ujar Beckenbauer.
Turnamen ini tidak memperlihatkan tim Jerman yang sesungguhnya. Dengan segala perbincangan tentang kutukan dari Italia, para pemain tampaknya agak dilumpuhkan. Seperti ada sesuatu yang belum ditemukan. (bild/atg)
Jerman dipaksa bertekuk lutut kala menghadapi Italia yang berstatus tim kejutan di turnamen dengan skor 2-1, di mana Mario Balotelli menjadi aktor kemenangan Gli Azzurri melalui sepasang golnya ke gawang Manuel Neuer.
Kekalahan tersebut menambah catatan buruk Jerman kala bertemu dengan Italia. Sejauh ini mereka belum berhasil mengalahkan Italia di pertandingan turnamen bergengsi.
Dengan total delapan kali kegagalan menjegal Gli Azzurri, maka mitos mengenai kutukan Italia pun mencuat, serta menghantui kubu Jerman. Hal tersebut diakui Der Kaiser pasti membebani para pemain Jerman di lapangan.
Saya pikir bahwa 16 tahun setelah kemenangan Euro '96 di Inggris, maka kami sudah siap untuk merebut titel kembali, ujar Beckenbauer.
Turnamen ini tidak memperlihatkan tim Jerman yang sesungguhnya. Dengan segala perbincangan tentang kutukan dari Italia, para pemain tampaknya agak dilumpuhkan. Seperti ada sesuatu yang belum ditemukan. (bild/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




