Bomber Italia Ini Mengaku Terbebani Lantaran Mandul Selama Dua Tahun
Yaumil Azis | 9 September 2019 07:32
Bola.net - Penyerang Lazio, Ciro Immobile, bisa bernafas lega usai membukukan satu gol untuk Timnas Italia. Selama ini, ia merasa terbebani karena tak kunjung mencetak gol buat Gli Azzurri.
Saat membela Lazio, Immobile dikenal sebagai bomber berbahaya. Dalam dua musim sebelumnya, pemain berumur 29 tahun itu sanggup mencetak 59 gol di setiap kompetisi.
Faktanya, nama Immobile kerap menghiasi daftar pencetak gol terbanyak Serie A dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, ia sudah merasakan gelar Cappocannoniere sebanyak dua kali, masing-masing di musim 2013/2014 dan 2017/2018.
Namun torehan yang berbeda justru terlihat saat ia membela Timnas Italia di pentas internasional. Sampai saat ini, ia baru membukukan delapan gol dari 37 penampilannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Akhirnya Cetak Gol
Immobile terakhir kali mencetak gol untuk Gli Azzurri pada tahun 2017 silam. Dengan demikian, sudah dua tahun ia memegang status striker mandul selama berseragam timnas.
Setelah sekian lama, namanya akhirnya kembali terpajang di papan skor saat Italia bertemu Finlandia di laga lanjutan babak kualifikasi Piala Eropa 2020, Senin (9/9/2019). Ia akhirnya bisa bernafas lega setelah mengakhiri paceklik golnya.
"Saya merasa sangat terbebani karena tidak mencetak gol dengan jersey ini. Begitu banyak permbicaraan dalam dua tahun terakhir, namun saya tetap tenang dan tahu bahwa momen saya akan tiba," tutur Immobile usai pertandingan kepada Rai Sport.
"Orang-orang selalu mencoba untuk menciptakan kontroversi di sekitar saya, termasuk dengan pelatih, namun tidak ada masalah di sana. Tidak mudah untuk meraih kemenangan di sini, namun setelah kekecewaan [gagal lolos ke] Piala Dunia, kami kembali jalur yang tepat," lanjutnya.
Mancini Belum Puas
Jika Immobile puas, tidak demikian dengan Roberto Mancini. Pelatih Gli Azzurri tersebut merasa penampilan anak asuhnya belum memuaskan meski berhasil mengantongi kemenangan 2-1.
"Ada sedikit kesulitan, namun kami membuatnya untuk diri sendiri. Kami mendominasi permainan dan membiarkan bola lepas secara mudah," ujar Mancini.
"Pemain bermain dengan sangat baik secara keseluruhan, walaupun ada beberapa momen menakutkan saat 1-1. Kami harus berbenah, partai seperti ini berat dan membuat kami lebih kuat," tandasnya.
Berikutnya, Italia bakalan berhadapan dengan Yunani di Stadio Olimpico pada bulan Oktober mendatang. Dengan rekor 100 persen sejauh ini, laga kontra Yunani nanti bisa menjadi penentu kelolosan mereka ke ajang Piala Eropa.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Lazio: Pierre Kalulu
Liga Italia 9 Februari 2026, 06:18
-
Hasil Juventus vs Lazio: Bangkit dari Ketertinggalan, Bianconeri Amankan Satu Poin
Liga Italia 9 Februari 2026, 05:23
-
Tempat Menonton Juventus vs Lazio: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 20:17
-
Live Streaming Juventus vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23










