Buka Suara Pasca Kegagalan di Euro 2020, Jadon Sancho: Saya Minta Maaf
Yaumil Azis | 15 Juli 2021 11:05
Bola.net - Kegagalan Inggris menjuarai Euro 2020 bukan sesuatu yang mudah untuk dilupakan salah satu pemainnya, Jadon Sancho. Apalagi pria berusia 21 tahun tersebut bertanggung jawab besar dalam kegagalan itu.
Menit bermain yang tersedia buat Sancho selama ajang itu berlangsung sangat sedikit. Kendati demikian, ia diberikan kesempatan unjuk gigi di laga final kontra Italia pada hari Senin (12/7/2021) lalu.
Ia masuk sebagai pengganti pada masa injury time babak kedua perpanjangan waktu. Sudah jelas, Gareth Southgate selaku pelatih mempersiapkan dirinya untuk ikut terlibat dalam drama adu penalti.
Sayang, Sancho mengecewakan banyak orang. Ia adalah salah satu dari tiga penendang gagal Inggris bersama Bukayo Saka dan Marcus Rashford. Pada akhirnya, Inggris harus bertekuk lutut di hadapan Gli Azzurri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Permintaan Maaf Sancho
Jelas kalau kegagalan tersebut sangat sulit dilupakan oleh penggawa Inggris termasuk Sancho. Bagaimanapun, itulah saat-saat the Three Lions berada dekat dengan trofi Piala Eropa, dan mereka gagal mendapatkannya.
Sancho menjadi orang kedua setelah Rashford yang angkat bicara terkait kegagalannya. Lewat unggahan di media sosial Instagram, pemain Manchester United soon-to-be itu curhat sekaligus melayangkan permintaan maaf.
"Saya harus melewati beberapa hari untuk memikirkan final dan masih merasakan emosi yang campur aduk. Saya ingin meminta maaf kepada rekan setim, staf pelatih, dan paling penting fans yang saya kecewakan," tulisnya.
"Sejauh ini, inilah perasaan terburuk yang pernah saya rasakan untuk waktu lama. Bahkan sulit rasanya menaruh kata-kata untuk menggambarkan perasaan sesungguhnya, tapi ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari turnamen ini meski sakitnya kekalahan akan bertahan lama," lanjutnya.
Yakin Mengambil Penalti, Tapi...
Dalam lubuk hati yang terdalam, Sancho sangat ingin bisa menjadi pahlawan Inggris di setiap kesempatan. Termasuk ketika mengambil penalti. Ia bahkan sangat percaya diri mampu mewujudkan keinginan itu.
"Saya sudah siap dan percaya diri untuk mengambilnya, inilah momen yang diimpi-impikan sejak kecil, inilah mengapa saya bermain sepak bola. Tekanan seperti inilah yang diinginkan sebagai seorang pesepakbola."
"Saya pernah mencetak gol lewat penalti sebelumnya di level klub, saya telah melatihnya berkali-kali untuk klub dan negara dan saya memilih pojok andalan saya, namun itu tidak berarti apa-apa," tandasnya.
(Instagram)
Baca juga:
- Diinjak Fans Tak Bertiket di Final Euro 2020, Ayah Harry Maguire Patah Tulang Rusuk
- Penggawa Italia Dominasi Tim Terbaik Euro 2020 Versi IFFHS
- Galeri: Mengharukan, Ratusan Orang Suarakan Anti-Rasisme di Mural Marcus Rashford
- Luke Shaw Tak Masuk Tim Terbaik Euro 2020, Fans-nya Demo di Media Sosial
- Spirit Federico Chiesa, Kompletnya Harry Kane, Inspirasi buat Taufik Hidayat di Persija
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









