Dituding Sengaja Cederai Mo Salah, Ramos Santai Saja
Heri | 8 September 2018 06:06
- Sergio Ramos bisa jadi merupakan sosok yang paling dibenci oleh para pendukung saat ini. Pasalnya Ramos dinilai menjadi salah satu penyebab utama kekalahan Liverpool di final Liga Champions lalu.
Ramos yang merupakan kapten Real Madrid dinilai sengaja menjatuhkan Mohamed Salah hingga mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Jurgen Klopp bahkan menyebut Ramos cara Ramos mengapit tangan Salah dan menjatuhkannya sudah lebih buruk dibanding pegulat sekalipun.
Namun Ramos tak terlalu memikirkan hal itu karena ia yakin publik Inggris sudah cerdas dan tak akan mempermasalahkan insiden itu lagi. Ramos memang akan segera kembali ke Inggris untuk bermain membela Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League yang akan digelar di Wembley.
Simak pernyataan Ramos selengkapnya dengan scroll ke bawah.
Tak Ambil Pusing
Ramos mengaku tak memikirkan rasa kesal fans Liverpool terhadap dirinya. Secara pribadi, Ramos menegaskan bahwa ia tidak pernah punya niat untuk menyakiti lawan dalam pertandingan.
Khusus soal cedera Salah, Ramos pun berpikiran sama. Ia sama sekali tidak pernah berniat untuk mencederai bintang asal Mesir tersebut.
Saya sebenarnya tidak terlalu memikirkan sambutan yang mungkin saya dapat di Wembley. Saya tidak pernah mencoba mencederai lawan di atas lapangan. Tentu saja saya tahu apa yang terjadi di final saya itu, nurani saya sudah jelas, cetus Ramos kepada The Telegraph.
Saya tidak akan terpengaruh oleh semua itu. Saya tahu fans Inggris akan memperlakukan pemain seperti selayaknya. Saya sama sekali tidak khawatir.
Ingin Spanyol Kembali Jaya
Ramos menyadari bahwa kinerja Spanyol dalam beberapa tahun terakhir memang cukup mengecewakan. Setelah menjadi juara Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012, Spanyol seperti sulit menunjukkan kembali kekuatan mereka di kancah internasional.
Di ranking FIFA, posisi kami sudah turun beberapa peringkat. Target kami adalah kembali ke puncak dan mengembalikan filosofi kemenangan kami, tegas sang kapten.
Kami harus terus maju bersama dan melakukan yang terbaik untuk mengembalikan antusiasme sepakbola kami yang dulu sempat membuat banyak orang jatuh cinta. Kami memang sudah mengubah gaya permainan kami sedikit, tapi itu dilakukan untuk mengakomodasi generasi yang berbeda. (tel/hsw)
Video Menarik Asian Games
Memukau, Tarian China semarakkan closing ceremony Asian Games
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mohamed Salah Menghapus Luka 2018 dengan Kemenangan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:59
-
Ketika Mohamed Salah Menggila di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:49
-
Man of the Match Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:22
-
Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:30
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










