Euro 1988: Awal Kontroversial Eric Cantona di Timnas Prancis
Editor Bolanet | 20 April 2016 11:57
Selain memiliki kemampuan yang hebat sebagai seorang penyerang, Cantona juga dikenal sebagai sosok yang kontroversional. Salah satu momen kontroversional yang paling dikenang oleh dunia sepakbola adalah insiden tendangan kungfunya kepada fans Crystal Palace yang membuatnya harus diskors dari aktivitas sepakbola selama 8 bulan. Ternyata sang pemilik nomer punggung tujuh ini sudah memiliki sikap kontroversonalnya semenjak usia muda, salah satunya pada saat ia memulai karirnya di Timnas .
Semenjak masih muda, Cantona sudah dikenali sebagai salah satu penyerang muda berbakat Prancis. Di usianya yang masih 17 tahun ia sudah mendapat debut di Tim Senior Auxerre kendati ia jarang mendapat kesempatan bermain di Tim Divisi 1 Prancis tersebut. Manajemen Auxerre paham betul bahwa bakat Cantona tidak boleh disia-siakan, maka mereka mengirim Cantona ke tim Divisi 2 Martigues untuk mendapat pengalaman bermain yang lebih. Pada masa peminjaman tersebut Cantona sukses mencetak 4 gol dari 15 pertandingan.
Sekembalinya dari masa peminjaman tersebut, Cantona mulai tampil reguler bagi Auxerre. Pada musim 1986/1987 ia tampil di 36 pertandingan bagi Auxerre dengan mengoleksi total 13 gol. Pencapaian gemilangnya ini membuat ia dipanggil untuk pertama kalinya ke Timnas Prancis oleh pelatih Henri Michel pada babak kualifikasi Euro 1988.
Cantona mendapatkan debutnya pada pertandingan kontra Uni Soviet pada tanggal 14 Oktober 1987. Pada laga itu Cantona tidak bisa berkontribusi maksimal saat Les Bleus kembali ditahan imbang oleh Uni Soviet. Di sisa dua pertandingan kualifikasi kontra Norwegia dan Jerman, Cantona kembali mendapat kesempatan bermain kendati ia tidak bisa mencetak gol maupun assist. Alhasil pelatih Henri Michel mendepak Cantona dari Timnas Prancis satu tahun berselang untuk persiapan Piala Dunia 1990.
Cantona yang didepak Michel merasa marah dengan keputusan pelatih, di mana ia menyebut Michel sebagai 'a bag of sh#t'. Pernyataan kontroversional tersebut membuatnya dibekukan dari Timnas Prancis. Namun beruntung bagi Cantona, pembekuannya di Timnas Prancis tidak berlangsung lama setelah Henri Michel dipecat karena tidak mampu membawa Prancis lolos ke Piala Dunia 1990.[initial]
Baca Juga:
Euro 1996: Arena Pembuktian Davor Suker
Hans van Breukelen, Pahlawan Belanda yang terlupakan di Euro 1988
Inilah Pencetak Gol Termuda Sepanjang Masa di Partai Final Euro
Inilah Frank Arnesen, Gelandang Serang Denmark Yang Paling Disegani di Era 80'an
Euro 1984: Debut Spektakuler Bek Kanan Terbaik Portugal Sepanjang Masa
Mircea Lucescu dan Mimpi 54 Tahun Rumania
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












