Euro 1988: Momen Pembuktian Gianluca Vialli
Editor Bolanet | 25 April 2016 10:41
Mendapat debutnya di tim senior Gli Azurri pada tahun 1995, Vialli muda pada saat itu masih berstatus sebagai pemain pelapis. Hal ini dikarenanakpada saat itu skuat Gli Azurri diperkuat oleh sejumlah nama-nama penyerang tenar seperti Alessandro Altobelli, Giuseppe Galderisi, Paolo Rossi dan Aldo Serena sehingga Vialli muda harus puas menjadi pelapis saja di ajang Piala Dunia 1986 di Mexico.
Seiring berjalannya waktu, Viali semakin berkembang menjadi salah satu striker yang konsisten di Serie A sehingga pelatih Azeglio Vicini tidak ragu untuk memasukkannya kedalam skuat Euro 1988. Pada ajang empat tahunan ini, Pelatih Vicini melakukan perombakan di skuat Gli Azurri di mana ia banyak memainkan pemain muda, seperti contoh di lini serang ia memasukkan Roberto Mancini, Ruggiero Rizzitelli dan Vialli sebagai tumpuan utama lini serang mereka, menggantikan Paolo Rossi dan Aldo Serena yang sudah memasuki masa tua.
Diberi kepercayaan besar oleh Pelatih Vicini, Viali langsung tampil menawan pada babak kualifikasi saat ia mencetak dua gol ke gawang . Oleh karenanya Vialli digadang-gadang menjadi The Next Italia Golden Boy berkat penampilan sensasionalnya tersebut. Di putaran final Euro 1988 di Jerman, ia sukses membawa Italia lolos ke babak semifinal setelah Italia menjadi runner up grup A di bawah Jerman Barat. Pada babak grup ini, Vialli berhasil mencetak gol kemenangan atas Spanyol sehingga mereka mengamankan tempat di babak semi final.
Di babak semifinal, Italia bertemu dengan salah satu tim kuat pada saat itu, Uni Soviet. Namun sayang pada partai semifinal ini, Viali seakan kehilangan magisnya yang ditunjukkan bagaimana ia gagal mengeksekusi peluang-peluang matang sehingga Italia harus puas ditekuk Uni Soviet dengan skor 2-0.
Meski hanya mencetak 1 gol, Viali dinilai menunjukan permainan yang spektakuler. Oleh Karenanya ia masuk kedalam novinasi EURO 1988 Team of The Tournament bersama penyerang top Belanda yaitu Ruud Gullit dan Marco van Basten.[initial]
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
-
Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 14:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

