Harry Maguire Akui Ketangguhan Italia di Final Euro 2020
Aga Deta | 12 Juli 2021 14:59
Bola.net - Bek Timnas Inggris Harry Maguire mengakui ketangguhan Italia di final Euro 2020. Di mata pemain Manchester United ini, mereka sudah berusaha keras untuk meredam Gli Azzurri tapi tetap gagal meraih kemenangan.
Inggris menghadapi Italia pada final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Inggris kalah adu penalti dengan skor 2-3.
Inggris sempat unggul cepat lewat gol Luke Shaw pada menit kedua. Namun, Italia mampu membalas melalui Leonardo Bonucci pada menit ke-67.
Pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga extra time berakhir. Di sinilah nasib sial menghampiri Inggris.
Tiga penendang Inggris yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjalankan tugas. Sementara, Italia cuma Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal.
Italia Lebih Baik
Usai pertandingan, Maguire mengakui keunggulan Italia. Menurutnya, Gli Azzurri bermain lebih baik ketimbang timnya.
“[Italia] adalah tim top, mereka menempatkan kami di bawah tekanan dan kami harus mengakuinya," kata Maguire kepada ITV.
"Mereka sejatinya tidak menciptakan banyak peluang yang berarti. Mereka mencetak gol dari set piece, bahkan butuh sekitar lima pantulan di dalam kotak dan beruntung bola jatuh ke pemain mereka. Jadi itu bukan malam kami."
Italia Mendominasi
Maguire juga merasa pasukan Roberto Mancini pantas menang setelah mendominasi Inggris selama 120 menit.
“Mereka tampil luar biasa sepanjang turnamen sehingga kami tidak dapat mengontrol permainan dari awal hingga akhir selama 120 menit," lanjutnya.
"Kami mampu menahan mereka, tapi tidak mampu hingga akhir laga," pungkasnya.
Sumber: BBC
Baca Juga:
- Ketika Pergantian Pemain Jadi Penentu Gelar Euro 2020: Mancini Sukses, Southgate Flop
- Termasuk Rekor Shaw dan Bonucci, Ini Rekor-Rekor yang Terjadi pada Final Euro 2020
- Sosok Tersohor yang Hadir di Final Euro 2020: Dari David Beckham Hingga Tom Cruise!
- Kalah Adu Penalti di Final Euro 2020, Pemain Inggris Patah Hati, Kecewa dan Hancur
- Kesal Melihat Saka Mengambil Penalti, Roy Keane: Mana Pemain Berpengelaman Inggris?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







