Hasil Pertandingan Azerbaijan vs Italia: Skor 1-3
Editor Bolanet | 11 Oktober 2015 00:59
- Azzurri ke Prancis!
mengalahkan tuan rumah 3-1 di matchday 9 kualifikasi EURO 2016 Grup H, Sabtu (10/10). Azzurri pun memastikan diri melenggang ke putaran utama di Prancis dengan satu laga tersisa.
Pasukan Antonio Conte butuh kemenangan atas anak-anak asuh Robert Prosinecki di Baku National Stadium untuk mengunci satu hak lolos dari Grup H. Misi terlaksana berkat gol-gol striker Sampdoria menit 11, penyerang AS Monaco Stephan El Shaarawy menit 43 dan bek sayap Manchester United Matteo Darmian menit 65. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Dimitrij Nazarov pada menit 31. Mereka bahkan kehilangan Badavi Huseynov yang dikartu merah di penghujung laga.
Italia memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Norwegia (18-16). Jika terpeleset di sini, Norwegia siap mengambil alih tempat mereka. Itu bisa bahaya karena mereka jadi harus melakoni partai wajib menang saat bentrok langsung dengan Norwegia pada matchday pemungkas di kota Roma tiga hari mendatang.
Sadar akan potensi bahaya tersebut, Italia langsung menggebrak. Hasilnya, di menit 11, Eder sudah membuka keunggulan Italia. Gol itu tercipta dengan finishing dingin memanfaatkan assist brilian Marco Verratti dari lapangan tengah.
Hanya sayang, keunggulan itu musnah pada menit 31. Kegagalan intercept Giorgio Chiellini membuat Ruslan Qurbanov bisa mengirim assist kepada Nazarov dan skor pun berubah jadi 1-1. Italia yang benar-benar butuh kemenangan tidak goyah.
Pada menit 43, memanfaatkan assist Antonio Candreva, El Shaarawy mengembalikan keunggulan timnya. Skor 2-1 untuk Italia bertahan hingga jeda.
Setelah turun minum, Italia mendapatkan gol ketiga. Gol ini diciptakan Darmian pada menit 67. Setelah mencuri bola dari kaki Huseynov, Darmian melepas tembakan tajam dari luar kotak penalti yang membuat Kamran Agayev tak berdaya di bawah mistar.
Conte lalu berturut-turut mengganti dua pencetak golnya. El Shaarawy dan Eder ditarik keluar untuk digantikan oleh Alessandro Florenzi dan Sebastian Giovinco.
Giovinco, yang belakangan meneror para pemain bertahan di MLS bersama Toronto FC, memberi Azerbaijan momen tidak menyenangkan. Pada menit 88, Giovinco lepas menuju gawang. Huseynov tak punya pilihan selain menghentikannya secara ilegal. Wasit tak ragu memberi bek Azerbaijan itu kartu merah langsung. Giovinco mengeksekusi sendiri hadiah tendangan bebas itu, tapi sayang sekali hanya menerpa mistar.
Skor 3-1 untuk kemenangan Italia tak berubah hingga peluit panjang. Azerbaijan sejatinya punya enam tembakan tepat sasaran, tapi hanya satu yang menjadi gol, sedangkan lima lainnya kandas oleh kapten Italia Gianluigi Buffon di bawah mistar.
Italia meraih kemenangan yang mereka butuhkan. Italia pun dipastikan lolos otomatis ke EURO 2016.
Pada matchday pemungkas yang digelar tiga hari lagi, Azzurri akan menjamu Norwegia di kota Roma.
Agayev, Huseynov (merah 88), Medvedev (kuning 90), Sadygov, Dashdemirov, Garayev, Eddy (RA Sadygov 66), Nazarov, Amirguliyev, Ismayilov (Mirzabekov 90), Gurbanov (Erat 74).
mengalahkan tuan rumah 3-1 di matchday 9 kualifikasi EURO 2016 Grup H, Sabtu (10/10). Azzurri pun memastikan diri melenggang ke putaran utama di Prancis dengan satu laga tersisa.
Pasukan Antonio Conte butuh kemenangan atas anak-anak asuh Robert Prosinecki di Baku National Stadium untuk mengunci satu hak lolos dari Grup H. Misi terlaksana berkat gol-gol striker Sampdoria menit 11, penyerang AS Monaco Stephan El Shaarawy menit 43 dan bek sayap Manchester United Matteo Darmian menit 65. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Dimitrij Nazarov pada menit 31. Mereka bahkan kehilangan Badavi Huseynov yang dikartu merah di penghujung laga.
Italia memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Norwegia (18-16). Jika terpeleset di sini, Norwegia siap mengambil alih tempat mereka. Itu bisa bahaya karena mereka jadi harus melakoni partai wajib menang saat bentrok langsung dengan Norwegia pada matchday pemungkas di kota Roma tiga hari mendatang.
Sadar akan potensi bahaya tersebut, Italia langsung menggebrak. Hasilnya, di menit 11, Eder sudah membuka keunggulan Italia. Gol itu tercipta dengan finishing dingin memanfaatkan assist brilian Marco Verratti dari lapangan tengah.
Hanya sayang, keunggulan itu musnah pada menit 31. Kegagalan intercept Giorgio Chiellini membuat Ruslan Qurbanov bisa mengirim assist kepada Nazarov dan skor pun berubah jadi 1-1. Italia yang benar-benar butuh kemenangan tidak goyah.
Pada menit 43, memanfaatkan assist Antonio Candreva, El Shaarawy mengembalikan keunggulan timnya. Skor 2-1 untuk Italia bertahan hingga jeda.
Setelah turun minum, Italia mendapatkan gol ketiga. Gol ini diciptakan Darmian pada menit 67. Setelah mencuri bola dari kaki Huseynov, Darmian melepas tembakan tajam dari luar kotak penalti yang membuat Kamran Agayev tak berdaya di bawah mistar.
Conte lalu berturut-turut mengganti dua pencetak golnya. El Shaarawy dan Eder ditarik keluar untuk digantikan oleh Alessandro Florenzi dan Sebastian Giovinco.
Giovinco, yang belakangan meneror para pemain bertahan di MLS bersama Toronto FC, memberi Azerbaijan momen tidak menyenangkan. Pada menit 88, Giovinco lepas menuju gawang. Huseynov tak punya pilihan selain menghentikannya secara ilegal. Wasit tak ragu memberi bek Azerbaijan itu kartu merah langsung. Giovinco mengeksekusi sendiri hadiah tendangan bebas itu, tapi sayang sekali hanya menerpa mistar.
Skor 3-1 untuk kemenangan Italia tak berubah hingga peluit panjang. Azerbaijan sejatinya punya enam tembakan tepat sasaran, tapi hanya satu yang menjadi gol, sedangkan lima lainnya kandas oleh kapten Italia Gianluigi Buffon di bawah mistar.
Italia meraih kemenangan yang mereka butuhkan. Italia pun dipastikan lolos otomatis ke EURO 2016.
Pada matchday pemungkas yang digelar tiga hari lagi, Azzurri akan menjamu Norwegia di kota Roma.
Agayev, Huseynov (merah 88), Medvedev (kuning 90), Sadygov, Dashdemirov, Garayev, Eddy (RA Sadygov 66), Nazarov, Amirguliyev, Ismayilov (Mirzabekov 90), Gurbanov (Erat 74).
Mammadov, Nazirov, Pashayev, Abısov, Guliyev, Mirzabekov, RA Sadygov, Mammadov, Erat, Hajiyev, Jafarov.
Robert Prosinecki.
Italia: Buffon, Darmian, Bonucci, Chiellini, De Sciglio, Candreva (Montolivo 88), Verratti, Parolo, El Shaarawy ( Florenzi 74), Pelle, Eder (Giovinco 79).
Cadangan: Padelli, Florenzi, Barzagli, Santon, Montolivo, Zaza, Giovinco, Soriano, Sirigu, Quagliarella, Bonaventura, Bertolacci.
Antonio Conte.
Statistik Azerbaijan - Italia
Ball possession: 54% - 46%
Shots: 10 - 18
Shots on target: 6 - 7
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah: 1-0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Hasil Hari Pertama Yamaha Sunday Race 2926 di Mandalika
Otomotif 18 Juli 2026, 20:47
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











