Ini Resep Rahasia Kekuatan Jerman Menurut Ozil
Editor Bolanet | 9 Oktober 2015 10:19
- Gelandang , Mesut Ozil mengungkapkan bahwa sistem pengembangan para pemain muda di Jerman merupakan kunci kesuksesan Die Mannschaft dalam beberapa tahun terakhir.
Jerman dalam beberapa tahun terakhir memang menjelma menjadi kekuatan menakutkan di dunia sepakbola. Terakbar, anak asuh Joachim Loew tersebut sukses memenangkan trofi Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil.
Telah banyak puja-puji yang dialamatkan kepada skuat Jerman. Termasuk, banyaknya pemain muda yang menjadi andalan dan memperkaya pilihan di skuat senior.
Dan itu juga diakui oleh Ozil. Saya berpikir bahwa Jerman akan terbantu dengan sistem pemain muda yang sangat bagus di sana pada tahun-tahun yang akan datang, ujarnya.
Saat saya punya waktu luang atau berada di Jerman, terkadang saya pergi menonton laga pemain muda dan anda bisa melihat bahwa ada banyak potensi dan banyak penekanan diletakkan pada pembinaan pemain muda, tambahnya.
Itulah yang membedakan Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Saat anda melihat tim senior, anda melihat banyak pemain muda berkualitas di sana, tandasnya.[initial]
(exp/dzi)
Jerman dalam beberapa tahun terakhir memang menjelma menjadi kekuatan menakutkan di dunia sepakbola. Terakbar, anak asuh Joachim Loew tersebut sukses memenangkan trofi Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil.
Telah banyak puja-puji yang dialamatkan kepada skuat Jerman. Termasuk, banyaknya pemain muda yang menjadi andalan dan memperkaya pilihan di skuat senior.
Dan itu juga diakui oleh Ozil. Saya berpikir bahwa Jerman akan terbantu dengan sistem pemain muda yang sangat bagus di sana pada tahun-tahun yang akan datang, ujarnya.
Saat saya punya waktu luang atau berada di Jerman, terkadang saya pergi menonton laga pemain muda dan anda bisa melihat bahwa ada banyak potensi dan banyak penekanan diletakkan pada pembinaan pemain muda, tambahnya.
Itulah yang membedakan Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Saat anda melihat tim senior, anda melihat banyak pemain muda berkualitas di sana, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










