Inilah Pemain Yang Paling Banyak Mengoleksi Medali Euro Sepanjang Masa
Editor Bolanet | 21 April 2016 12:39
Bonhof seperti yang sudah kami tulis di atas, memulai karir profesionalnay di Borussia Monchengladbach pada tahun 1970. Berkat penampilan solidnya membawa Die Fohlen menjuarai Bundesliga pada musim 1970/1971, pelatih Timnas Jerman Barat pada saat itu, Helmut Schon memberinya kesempatan untuk melakoni debut di Timnas Senior Jerman barat pada tahun 1972.
Ia menjadi satu dari tiga pemain muda yang dibawa Pelatih Schon di Euro 1972 bersama dengan Uli Hoeneb dan Paul Breitner. Pada Partai Final Euro 1972 ia menjadi pemain cadangan saat Jerman mengandaskan Uni Soviet dengan skor 3-0 berkat brace Gerd Muller dan gol tunggal Herbert Wimer. Berkat penampilannya yang konsisten bersama Monchengladbach, Bonhof kembali dipanggil oleh Helmut Schon ke Euro 1976. Namun bedanya kali ini, Bonhof sudah menjadi bagian dari tim inti Jerman Barat.
Pada Euro 1976, ia kembali membawa Jerman Barat ke partai final setelah mengalahkan Yugoslavia di semifinal. Di babak final Der Panzer harus berhadapan dengan , di mana hingga 120 menit tidak ada pemenang setelah skor sama kuat 2-2. Pada babak adu penalti, Bonhof yang ditunjuk sebagai eksekutor pertama Jerman sukses melakukan tugasnya dengan baik. Namun sayang rekannya, Uli Hoeneb gagal melakukan tugas, sehingga Cekoslovakia keluar sebagai pemenang dengan tendangan penalti sensasional Antonin Panenka.
Setelah kegagalan Der Panzer di piala dunia 1978, Helmut Schon mengundurkan diri dan digantikan oleh Jupp Derwall. Meski terjadi pergantian pelatih, Bonhof masih mendapat tempat di timnas Jerman Barat pada ajang Piala Dunia 1980. Akan tetapi ia tidak menjadi pilihan utama Jupp Derwall dan ia tidak diturunkan pada partai final kontra Belgia, kendati ia berada di bangku cadangan.
Meski hanya bermain di Final Euro 1976, hingga hari ini Bonhof menjadi pemilik medali Final Euro terbanyak sepanjang sejarah dengan rincian dua medali juara dan satu medali runner up.[initial]
Baca Juga:
- Inilah Lajos Ku, Pencetak Gol Terakhir Hungaria di Ajang Euro
- Flashback Euro 1984: Platini Bawa Prancis Juarai Euro Di Rumah Mereka Sendiri
- Inilah Sepp Piontek, Pria Yang Mengakhiri 20 tahun Penantian Denmark
- Euro 1988: Awal Kontroversial Eric Cantona di Timnas Prancis
- Euro 1980: Debut Gelandang Terbaik Jerman Sepanjang Masa
- Euro 1996: Arena Pembuktian Davor Suker
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Prancis dan Jerman Perkasa, Belgia Tertahan
Piala Dunia 11 Oktober 2025, 08:26
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













