'Jerman Membuat Kami Tak Bisa Bernapas'
Editor Bolanet | 23 Juni 2012 06:19
- Pelatih Yunani Fernando Santos menerima kekalahan dari dengan jiwa kesatria.
tumbang 2-4 di tangan Die Mannschaft, Sabtu (23/6), dan gagal maju ke babak semifinal Euro 2012.
Di laga perempat final itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Khedira, Klose dan Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa sebelum wasit meniup peluit panjang, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Salpingidis.
Saya ingin memberi selamat kepada Jerman, tutur Santos. Mereka bermain sangat hebat.
Selain itu, saya juga ingin memberi selamat kepada tim saya sendiri untuk segala upaya yang telah mereka tunjukkan di turnamen ini.
Jerman sungguh luar biasa. Mereka unggul mutlak dalam hal penguasaan bola sampai-sampai kami tak punya kesempatan untuk bernapas.
Meski bertahan, kami kebobolan juga. Itu membuat keadaan jadi sulit.
Saat jeda, saya mengatakan kepada para pemain agar berusaha menciptakan lebih banyak peluang tanpa kehilangan konsentrasi ketika bertahan.
Sialnya, kami kebobolan gol kedua hanya dalam waktu singkat. Gol itu sukses meruntuhkan semua lini kami, tutup Santos.
Perjalanan Yunani di Piala Eropa pun berakhir sampai sini, sedangkan Jerman maju ke semifinal untuk menghadapi pemenang dari partai Inggris kontra Italia. (afp/gia)
tumbang 2-4 di tangan Die Mannschaft, Sabtu (23/6), dan gagal maju ke babak semifinal Euro 2012.
Di laga perempat final itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Khedira, Klose dan Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa sebelum wasit meniup peluit panjang, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Salpingidis.
Saya ingin memberi selamat kepada Jerman, tutur Santos. Mereka bermain sangat hebat.
Selain itu, saya juga ingin memberi selamat kepada tim saya sendiri untuk segala upaya yang telah mereka tunjukkan di turnamen ini.
Jerman sungguh luar biasa. Mereka unggul mutlak dalam hal penguasaan bola sampai-sampai kami tak punya kesempatan untuk bernapas.
Meski bertahan, kami kebobolan juga. Itu membuat keadaan jadi sulit.
Saat jeda, saya mengatakan kepada para pemain agar berusaha menciptakan lebih banyak peluang tanpa kehilangan konsentrasi ketika bertahan.
Sialnya, kami kebobolan gol kedua hanya dalam waktu singkat. Gol itu sukses meruntuhkan semua lini kami, tutup Santos.
Perjalanan Yunani di Piala Eropa pun berakhir sampai sini, sedangkan Jerman maju ke semifinal untuk menghadapi pemenang dari partai Inggris kontra Italia. (afp/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
LATEST UPDATE
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










