Kapten Bulgaria Banjir Pujian Usai Coba Hentikan Ejekan Rasis pada Timnas Inggris
Ari Prayoga | 17 Oktober 2019 03:21
Bola.net - Tindakan kapten Timnas Bulgaria, Ivelin Popov yang berusaha meminta suporter untuk menghentikan ejekan rasis terhadap Timnas Inggris mengundang pujian dari banyak pihak.
Laga yang mempertemukan Timnas Inggris dengan Timnas Bulgaria ada penyisihan Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB dikotori dengan aksi rasialisme.
Bek Timnas Inggris, Tyrone Mings, menjadi sasaran aksi rasial oleh oknum suporter. Aksi rasial itu juga ditujukan terhadap pemain lainnya seperti Marcus Rashford.
Berbagai aksi rasial dilontarkan, seperti chant yang menyebut Mings sebagai kera hingga aksi salam Nazi. Melansir Sportbible, Rabu (16/10/2019), atas kejadian tersebut pertandingan sempat dihentikan dua kali.
Penyelenggara pertandingan juga sempat memberi pengumuman agar suporter menghentikan aksi yang tidak terpuji itu. Namun ada yang menarik dalam laga tersebut. Kamera menangkap aksi kapten Ivelin Popov yang tengah memegang pagar pembatas.
Ia lantas menundukkan kepalanya di hadapan suporter Bulgaria. Saat itu Popov dikabarkan sedang meminta suporter untuk menghentikan aksi rasial tersebut.
Aksi yang dilakukan gelandang Timnas Bulgaria berusia 31 tahun itu menuai beragam komentar. Sebagian penggemar merasa bangga dan terharu dengan aksi yang dilakukan Ivelin Popov itu.
"Kamu adalah contoh pemimpin yang dibutuhkan semua klub sepak bola," komentar salah satu fan.
"Saya menghormati usahamu kapten, tapi pendukungmu benar-benar memalukan," tambah yang lainnya.
Inggris di Puncak Klasemen
Meski salah satu pemainnya menjadi korban rasialisme, namun kondisi tersebut tak menyurutkan semangat skuat Timnas Inggris. Buktinya, Harry Kane dkk berhasil membungkam Bulgaria dengan skor telak 6-0.
Skuat racikan Gareth Southgate itu bercokol di puncak klasemen sementara Grup A dengan raihan 15 poin. Sementara Bulgaria harus turun ke dasar klasemen dengan raihan 3 poin.
Terbaru, empat suporter Timnas Bulgaria yang menjadi pelaku rasialisme sudah ditangkap pihak berwajib. Meski demikian, kepolisian Bulgaria masih mengadakan operasi untuk kembali menangkap suporter lain yang diduga terlibat.
"Sejauh ini, kami baru menangkap empat. Namun kami akan tetap melakukan penyidikan untuk mengidentifikasi pelaku lainnya," kata perwakilan pihak berwajib Bulgaria, melansir dari The Sun.
Sumber asli: Sportbible
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 16 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










