Lahm: Jerman Buat Kesalahan Bodoh
Editor Bolanet | 29 Juni 2012 06:08
- Kapten Philipp Lahm mengaku bahwa timnya tidak cukup pintar saat kalah dari Italia. Jerman yang tampil impresif sepanjang Euro 2012 harus mengakui keunggulan Gli Azzurri lewat dua gol yang dicetak Mario Balotelli.
Jerman dikenal memiliki lini penyerangan berbahaya yang bikin keder setiap lawannya. Namun Italia mampu menetralisir semua ancaman yang diberikan para pemain jerman nyaris sepanjang laga.
Lahm terutama sangat kecewa dengan lini pertahanan timnya. Kami membuat kesalahan bodoh dan kami seharusnya bisa mencegah gol yang dicetak Italia.
Yang paling membuat sedih adalah bahwa tim ini sebenarnya memiliki potensi yang besar. Kami seharusnya mampu melaju lebih jauh. Sayang kami tidak cukup pintar
Jika anda punya potensi tapi tidak menunjukkannya di waktu yang tepat, maka anda akan kalah dalam pertandingan. Kekalahan ini sangat-sangat menyakitkan.
Lahm juga mengakui kokohnya pertahanan . Jika anda sampai ketinggalan saat melawan Italia, akan sangat sulit untuk bisa memenangkan pertandingan, pungkas kapten Jerman ini. (AFP/hsw)
Jerman dikenal memiliki lini penyerangan berbahaya yang bikin keder setiap lawannya. Namun Italia mampu menetralisir semua ancaman yang diberikan para pemain jerman nyaris sepanjang laga.
Lahm terutama sangat kecewa dengan lini pertahanan timnya. Kami membuat kesalahan bodoh dan kami seharusnya bisa mencegah gol yang dicetak Italia.
Yang paling membuat sedih adalah bahwa tim ini sebenarnya memiliki potensi yang besar. Kami seharusnya mampu melaju lebih jauh. Sayang kami tidak cukup pintar
Jika anda punya potensi tapi tidak menunjukkannya di waktu yang tepat, maka anda akan kalah dalam pertandingan. Kekalahan ini sangat-sangat menyakitkan.
Lahm juga mengakui kokohnya pertahanan . Jika anda sampai ketinggalan saat melawan Italia, akan sangat sulit untuk bisa memenangkan pertandingan, pungkas kapten Jerman ini. (AFP/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




