Leonardo Bonucci: It's Coming to Rome!
Richard Andreas | 12 Juli 2021 06:15
Bola.net - It's coming home batal terwujud, yang ada it's coming to rome! Inggris gagal menjuarai Euro 2020, trofi bergengsi Eropa itu jadi milik Italia.
Senin (12/7/2021), duel antara dua tim berlangsung sengit. Inggris unggul terlebih dahulu lewat gol cepat Luke Shawt di menit ke-2, Italia menyamakan kedudukan melalui Leonardo Bonucci di menit ke-67.
Skor 1-1 lantas terkunci hingga akhir 90 menit dan tetap tidak ada perubahan setelah 120 menit. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti.
Inggris memasuki adu penalti dengan percaya diri, sayangnya tiga eksekutor mereka gagal, Italia pun jadi juara (2-3). Hasil ini jadi tamparan besar untuk fans Inggris yang sudah yakin dengan gagasan it's coming home.
Bukan it's coming home
Satu hal yang mungkin perlu dievaluasi Inggris adalah tingkah fans dan media yang terlalu bising. Mau tak mau mental para pemain jadi terpengaruh.
Sejak Inggris main sedikit lebih baik di fase gugur, fans dan media beramai-remai menyuarakan slogan it's coming home. Mereka begitu yakin bakal jadi juara.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kepercayaan diri, tapi sikap fans dan media Inggris dapat dikatakan berlebihan. Padahal mereka sudah pernah mengalami hal serupa di Piala Dunia 2018 lalu, tapi kini kembali mengulangi kesalahan yang sama.
Bonucci: It's coming to Rome!
Nah slogan it's coming home itu mulai diplesetkan menjelang final Italia vs Inggris. Ada slogan tandingan dari fans italia: It's coming to Rome!
Italia, di sisi lain, memasuki final sebagai tim favorit. Mereka juga punya riwayat apik di panggung Internasional sebagai salah satu tim tersukses.
Terbukti, di babak adu penalti Italia ternyata lebih unggul dari Inggris dan pantas jadi juara. Mereka menuntaskan tugas dengan baik, dan Bonucci berpesta sambil bersuara: It's coming to Rome!
Kegagalan Inggris kali ini seharusnya jadi tamparan besar bagi fans dan media lokal mereka. Italia telah memberikan pelajaran besar bagi Inggris.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Curhat Alessandro Bastoni: Di Italia, Kekalahan Rasanya Seperti Kiamat!
Liga Italia 21 November 2025, 08:16
-
Rahasia Transformasi Politano: Ada Peran Vital Antonio Conte, Seperti Apa?
Liga Italia 20 November 2025, 14:39
-
Dino Zoff Soroti Sepak Bola Italia: Serie A Terlalu Lambat dan Banyak Drama!
Piala Dunia 19 November 2025, 16:31
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









