Makedonia Utara vs Italia: Main Dominan, tapi Serangan Tidak Mematikan
Gia Yuda Pradana | 10 September 2023 05:46
Bola.net - Laga Makedonia Utara vs Italia tersaji dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2024 Grup C, Minggu (10/9/2023). Laga di Tose Proeski Arena (Skopje) ini berkesudahan imbang 1-1.
Tanpa gol di babak pertama, kebuntuan baru pecah di awal babak kedua. Ciro Immobile membawa Italia memimpin dengan gol sundulannya pada menit 47. Akan tetapi, tuan rumah bisa menyamakan kedudukan lewat gol Enis Bardhi di menit 81.
Italia gagal meraih kemenangan dalam laga pertama mereka bersama pelatih baru Luciano Spalletti. Melawan tim yang membuat mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2022 ini, Italia hanya sanggup meraup satu poin.
Ada beberapa poin menarik dari laga Makedonia Utara vs Italia ini. Berikut ulasannya.
Dominan dalam Penguasaan Bola

Di laga debutnya ini, Spalletti memakai formasi 4-3-3 untuk Italia. Tiga starter di lini tengah adalah Sandro Tonali, Bryan Cristante, dan Nicolo Barella. Sementara itu, tiga starter di lini depan adalah Mattia Zaccagni, Ciro Immobile, dan Matteo Politano.
Italia dominan dalam penguasaan bola. Ball possession Italia mencapai 72,5%.
Namun, itu tidak dibarengi dengan serangan yang mematikan. Italia justru terlihat cukup kesulitan menciptakan peluang.
Kalah Shots

Italia menang ball possession, tapi kalah shots. Makedonia mencatatkan total 10 shots, sedangkan Italia 9.
Dari jumlah shots itu, kedua tim punya shots on target yang seimbang, yakni masing-masing 3. Makedonia Utara atas nama Jani Atanasov, Eljif Elmas, dan Enis Bardhi. Italia atas nama Ciro Immobile, Bryan Cristante, dan pemain pengganti Giorgio Scalvini.
Perlu dicatat, ada 2 shots Italia yang kena tiang, yakni oleh Nicolo Barella dan Sandro Tonali. Intinya, Italia racikan Spalletti masih punya pekerjaan rumah dalam hal penyelesaian akhir.
3 Gol Immobile vs Makedonia Utara

Gol kontra Makedonia Utara adalah gol ke-17 dalam 57 penampilan Ciro Immobile untuk Italia.
Dari 17 gol itu, tiga di antaranya diciptakan Immobile ke gawang Makedonia Utara (2 gol di Kualifikasi Piala Dunia 2018). Selama memperkuat Italia, dia paling sering mencetak gol saat melawan mereka.
Dua gol terakhir Immobile kontra Makedonia Utara semuanya tercipta lewat sundulan.
Pelatih Baru Italia Sulit Menang
Laga kontra Makedonia menjadi laga pertama Italia bersama pelatih baru Luciano Spalletti. Arsitek Napoli saat meraih Scudetto Serie A musim lalu itu diangkat sebagai pelatih Azzurri seiring pengunduran diri Roberto Mancini.
Namun, Spalletti gagal mempersembahkan kemenangan dalam laga debutnya ini.
Dengan demikian, berarti tiga dari empat pelatih terakhir Italia gagal menang dalam debut mereka. Sebelum hasil seri yang diraih Spalletti, ada kekalahan Gian Piero Ventura pada 2016 dan Luigi Di Biagio pada 2018. Yang menang cuma Mancini.
Posisi Italia Cukup Sulit

Di pertandingan Grup C lainnya sebelum Makedonia Utara vs Italia, Ukraina vs Inggris juga berkesudahan 1-1. Italia saat ini memiliki 4 poin dari tiga laga.
Italia berada di belakang Inggris (13 poin) dan Ukraina (7 poin). Namun, Inggris sudah memainkan lima laga, sedangkan Ukraina telah main empat kali.
Hanya dua tim yang finis teratas yang akan lolos otomatis ke Jerman 2024. Harus diakui, posisi Italia saat ini cukup sulit karena masih tertinggal dari Inggris dan Ukraina.
Italia perlu memenangi laga berikutnya, yakni melawan Ukraina. Italia akan main kandang, Rabu (13/9/2023). Jika sampai gagal menang, maka posisi Italia bakal semakin mencemaskan.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Man of the Match Makedonia Utara vs Italia: Enis Bardhi
Hasil Makedonia Utara vs Italia: Skor 1-1
Jerman vs Jepang 1-4: Niat Balas Dendam Malah Dibantai, Digeprek, Digoreng, Rungkad!
Timnas Indonesia U-23 Menang 9-0, MU Kena Senggol: Selamat, Untung Gak 7-0!
Free Kick Cantik Messi Bawa Argentina Menang Dramatis
Ketika McTominay Lebih Tajam dari Haaland dan Morata
Portugal Perkasa: 5 Laga, 5 Kemenangan, 15 Gol, Belum Kebobolan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
Piala Dunia 12 Juni 2026, 04:58
LATEST UPDATE
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
-
Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
-
Akhir Pekan Bersama Edwin van der Sar di Jakarta, Berbagi Cerita dan Ilmu
Lain Lain 30 Juni 2026, 05:00
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







