Mario Gomez Kehabisan Kata-kata
Editor Bolanet | 29 Juni 2012 07:01
- Kekalahan saat menghadapi Italia di semifinal Euro 2012 rupanya membekas begitu dalam terhadap Mario Gomez. Penyerang Bayern Munich ini mengaku sempat kehabisan kata-kata saat diwawancarai oleh UEFA.
Sangat sulit untuk menemukan kata yang tepat saat ini. Kami sangat kecewa. Kami tak pernah membayangkan akan terjadi seperti ini. Musim kami yang indah harus berakhir dengan menyedihkan.
Kalah dalam semifinal empat kali adalah hal yang menyakitkan. Akan butuh beberapa lama untuk bisa menerima kekalahan ini. Itu sudah pasti.
Menjelang pertandingan, kami sangat percaya diri. Sayang, pada akhirnya semua berjalan tidak seperti yang kami harapkan. Selamat untuk , mereka bermain dengan hebat. Kami tidak bisa bermain bagus.
Saat para jurnalis bertanya apakah skuad Jerman mengalami overconfident (rasa percaya diri berlebih), Gomez menampiknya. Kami tidak percaya diri secara berlebihan. Saat di semifinal, semua orang tentu ingin menang. Jadi jika sampai kalah, pastinya sangat menyakitkan, tutup Gomez. [initial]
PIALA EROPA - Schweinsteiger: Italia Sangat Cerdas (uefa/hsw)
Sangat sulit untuk menemukan kata yang tepat saat ini. Kami sangat kecewa. Kami tak pernah membayangkan akan terjadi seperti ini. Musim kami yang indah harus berakhir dengan menyedihkan.
Kalah dalam semifinal empat kali adalah hal yang menyakitkan. Akan butuh beberapa lama untuk bisa menerima kekalahan ini. Itu sudah pasti.
Menjelang pertandingan, kami sangat percaya diri. Sayang, pada akhirnya semua berjalan tidak seperti yang kami harapkan. Selamat untuk , mereka bermain dengan hebat. Kami tidak bisa bermain bagus.
Saat para jurnalis bertanya apakah skuad Jerman mengalami overconfident (rasa percaya diri berlebih), Gomez menampiknya. Kami tidak percaya diri secara berlebihan. Saat di semifinal, semua orang tentu ingin menang. Jadi jika sampai kalah, pastinya sangat menyakitkan, tutup Gomez. [initial]
PIALA EROPA - Schweinsteiger: Italia Sangat Cerdas (uefa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




