Mengalahkan Inggris Ketika Menjadi Musuh Seisi London, Italia Memang Hebat!
Yaumil Azis | 12 Juli 2021 13:33
Bola.net - Kemenangan Italia atas Inggris di laga final Euro 2020 tidak diraih dengan mudah. Mereka tidak hanya mendapatkan tekanan dari penonton yang memadati Wembley Stadium, tapi juga dari luar lapangan.
Bulan lalu, federasi sepak bola Italia atau FIGC mempertanyakan UEFA yang memilih Wembley sebagai tempat digelarnya babak final Euro 2020. Mereka juga menyindir Inggris yang seolah-olah punya hak istimewa di jajaran UEFA.
Sindiran tersebut kemudian dibalas oleh pemerintah Inggris, seperti klaim Football Italia, yang menambah kapasitas stadion dari 45 ribu menjadi lebih dari 60 ribu. Penambahan ini bisa dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Inggris telah menurun.
Pendukung yang diperkenankan berkunjung ke Inggris pun dibatasi. Menurut laporan Reuters beberapa hari yang lalu, UEFA dan pemerintah Inggris mengizinkan maksimal seribu pendukung dari Italia berkunjung ke Wembley Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gangguan di Sekitaran Hotel
Situasi ini jelas membuat situasi jadi timpang. Selama di Inggris, Italia mendapatkan gangguan jelang pertandingan. Laporan dari Sky Sport Italia mengungkapkan kalau pendukung Inggris berusaha mengganggu waktu istirahat Gli Azzurri usai menjalani latihan.
Dalam video yang diunggah @NewsForAllUK, terdengar sejumlah petasan dibunyikan di sekitaran hotel tempat pemain Gli Azzurri bermukim. Tentunya dengan tujuan agar para pemain Italia tidak bisa beristirahat dengan tenang sebelum melawan Inggris.
Pada hari pertandingan, area sekitaran Wembley Stadium dibanjiri oleh fans Inggris. Mereka berpesta untuk menyambut keberhasilan the Three Lions mencapai babak final dan menanti Harry Maguire dkk meraih trofi yang didambakan.
Tidak Gentar
Sayangnya, Italia tidak gentar mendapatkan tekanan dari segala penjuru. Mereka bahkan mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu lewat gol bek Inggris, Luke Shaw, pada menit ke-2.
Gli Azzurri tampil dominan hampir di sepanjang pertandingan. Mereka mencatatkan penguasaan bola hingga 66 persen serta melepaskan total 19 tembakan, enam di antaranya menemui sasaran. Inggris benar-benar didesak untuk menyerah.
Pada akhirnya, Inggris bertekuk lutut. Tiga algojo penaltinya gagal melaksanakan tugas dan membuat Italia menang dengan skor tipis 3-2. Mereka pun berhak meraih gelar juara dan membawa trofi bergengsi pergi dari Inggris untuk sekian kalinya.
Baca Juga:
Donnarumma, 22, Kiper Nomor 1 Italia, Pemain Terbaik Euro 2020 dan Juara
Gokil! Duo Chelsea Ini Mampu Kawinkan Liga Champions dan Euro
Jorginho Gabung Bonucci Ejek Inggris Usai Bawa Italia Juara Euro 2020?
Legenda Inggris Soal Duet Bonucci dan Chiellini: Punya Seni Gelap Dalam Bertahan
Dua Eks Inggris Sepakat, Jorginho Harusnya Mendapatkan Kartu Merah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Prancis Dipecundangi Inggris, Didier Deschamps: Ini Salah Saya!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 10:00
-
Prancis Kalah dari Inggris, Kylian Mbappe: Maafkan Kami, Deschamps!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 09:00
-
Drama 10 Gol Prancis vs Inggris Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 19 Juli 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










