Pemenang dan Pecundang di Final Euro 2024: Marc Cucurella Jago Banget, Declan Rice Malfungsi
Asad Arifin | 15 Juli 2024 06:59
Bola.net - Timnas Spanyol keluar sebagai juara Euro 2024. Di final, Spanyol menang atas Timnas Inggris dengan skor 2-1 pada laga di Olympiastadion Berlin, Senin 15 Juli 2024.
Spanyol unggul pada awal babak kedua lewat gol Nico Williams. Inggris kemudian membuat skor menjadi 1-1 setelah Cole Palmer mencetak gol pada menit ke-73.
Kemenangan Spanyol ditentukan lewat gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-86. Pemain 27 tahun itu membobol gawang Pickford usai menyambar umpan Marc Cucurella.
Cucurella tampil bagus di final Euro 2024. Dia tampil solid dan banyak menyulitkan kubu Inggris. Sementara, Harry Kane ada pada kutub yang sebaliknya. Performanya jauh dari optimal.
Simak ulasan pemenang dan pecundang laga final Euro 2024 di bawah ini ya Bolaneters.
Pemenang - Nico Williams

Nico Williams terpilih sebagai Man of the Match final Euro 2024. Layak? Tentu saja. Dia bermain impresif di sisi kanan lini serang Spanyol.
Williams mencetak gol pada menit ke-47, dari umpan sobat karibnya Lamine Yamal. Gol ini memecah kebuntuan Spanyol, yang sudah melepas tujuh shots akan tetapi belum membobol gawang Inggris.
Williams bukan hanya jago dribel, akan tetapi mengkreasi peluang. Di final, Williams bikin tiga umpan kunci.
Pecundang - Phil Foden

Phil Foden lagi-lagi gagal memberi dampak besar bagi Inggris. Sialnya, kali ini terjadi di laga final.
Phil Foden dimainkan sebagai gelandang serang. Harusnya, Foden bisa tampil optimal dengan peran itu. Dia diharapkan bisa mengulang performa ketika bermain untuk Man City.
Namun, Phil Foden gagal memberikan hal yang spesial. Phil Foden tidak membuat umpan kunci. Dua upaya shots yang dilepas juga tidak membahayakan.
Pemenang - Marc Cucurella

Euro 2024 jadi titik balik karier Marc Cucurella. Setelah musim yang tidak cukup konsisten bersama Chelsea, Cucurella punya penampilan istimewa bersama Spanyol di Euro 2024.
Cucurella membuat sisi kanan pertahanan Spanyol sangat kuat. Dia membuat Bukayo Saka kesulitan menembus kotak penalti.
Cucurella juga aktif menyerang. Pemain 25 tahun punya koneksi bagus dengan Nico Williams. Momen terbaik Cucurella adalah saat mengirim assist untuk gol kemenangan yang dicetak Oyarzabal.
Pecundang - Declan Rice

Declan Rice diharapkan bisa mengontrol lini tengah. Namun, dia kesulitan untuk bisa mengimbangi duet Rodri dan Fabian Ruiz di kubu Spanyol.
"Apa yang dia lakukan? Dia datang untuk mengambil bola dan mengopernya kembali ke John Stones. Dia tidak berguna," kritik mantan pemain Timnas Belanda, Rafael der Vaart.
"Jika Anda benar-benar bernilai €100 juta, maka Anda seharusnya bisa mengoper bola ke depan," sambung eks Tottenham itu.
Pemenang - Dani Olmo

Dani Olmo pantas memakai nomor punggung 10 di Timnas Spanyol. Perannya sangat vital di lini tengah La Roja.
Dani Olmo memang tidak mencetak gol atau assist. Namun, dia menyelamatkan Spanyol lewat sebuah sapuan penting pada menit-menit akhir. Dia menyelamatkan gawang Spanyol dari kebobolan yang bisa membuat skor jadi 2-1.
Dani Olmo juga membuat dua shots dan dua assist pada duel lawan Inggris.
Pecundang - Harry Kane

Setelah gagal di final Euro 2024, Harry Kane bisa menggendong Inggris pada laga final. Namun, penampilan Harry Kane jauh dari harapan dan melanjutkan tradisi tanpa gelar mayor.
Harry Kane dapat kartu kuning pada menit ke-25. Dia kemudian ditarik keluar pada menit ke-61. Kane jadi pemain Inggris pertama yang ditarik keluar.
Selama berada di atas lapangan, Kane sama sekali tidak melepas ancaman ke gawang Spanyol. Dia hanya melepas satu shots dan diblok pemain lawan.
Pemenang - Luis de la Fuente

Luis de la Fuente tidak mengambil resiko di final. Dia menurunkan starting XI terbaik. Pelatih 63 tahun juga tidak mengubah gaya bermain. Dia memakai formasi dasar 4-2-3-1.
Sejumlah pergantian pemain yang dibuat Luis de la Fuente sangat efektif. Martin Zubimendi jadi pemain kunci di tengah. Sedangkan, Mikel Oyarzabal jadi pencetak gol kemenangan bagi Spanyol.
Keputusan-keputusan yang dibuat Luis de la Fuente pada laga final sangat efektif.
Pecundang - Gareth Southgate

Southgate memakai formasi dasar 4-2-3-1. Formasi yang berbeda dibanding dua laga terakhir Inggris, di mana mereka bermain dengan tiga bek tengah.
Keputusan memainkan Jude Bellingham sebagai winger kiri menimbulkan banyak tanya. Potensi pemain 21 tahun itu tidak muncul pada level terbaiknya. Phil Foden yang jadi gelandang serang justru tak optimal.
Southgate sempat memberi harapan ketika memainkan Cole Palmer pada babak kedua dan membuat skor jadi 1-1.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

