Pesta Gol Langka Italia dan Rekor Bersejarah Quagliarella
Gia Yuda Pradana | 27 Maret 2019 12:24
Bola.net - - Italia berpesta gol ke gawang Liechtenstein di Ennio Tardini, Parma, pada pertandingan keduanya di kualifikasi EURO 2020 Grup J. Rabu (27/3). Azzurri menang telak enam gol tanpa balas. Striker veteran Fabio Quagliarella mencetak dua gol dan menorehkan sebuah rekor bersejarah.
Stefano Sensi, Marco Verratti, Moise Kean dan Leonardo Pavoletti menyumbang masing-masing satu gol di laga ini. Sementara itu, Quagliarella memborong dua gol dari titik penalti.
Italia menang dengan menyarangkan enam gol ke gawang lawannya. Ini adalah sesuatu yang sangat langka.
Italia menang dengan margin minimal enam gol untuk pertama kalinya dalam 57 tahun. Terakhir kali Azzurri menang dengan margin gol sebesar ini adalah ketika mengalahkan Turki 6-0 pada 2 Desember 1962 lalu.
Waktu itu, Italia besutan Edmondo Fabbri membantai Turki enam gol tanpa balas di Stadio Comunale (sekarang Renato Dall'Ara), Bologna. Italia memenangi laga kualifikasi menuju EURO 1964 tersebut melalui empat gol Alberto Orlando dan dua gol Gianni Rivera.
Ketika menghantam Liechtenstein di Parma, Quagliarella menorehkan rekor sebagai pencetak gol tertua tim nasional Italia.
Scroll terus ke bawah.
36 Tahun dan 54 Hari
Fabio Quagliarella kini tercatat sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah tim nasional Italia. Dia melakukannya di usia 36 tahun dan 54 hari.
Pencetak gol tertua tim nasional Italia:
- Fabio Quagliarella (36 tahun dan 54 hari)
- Christian Panucci (35 tahun dan 62 hari)
- Antonio Di Natale (34 tahun dan 241 hari)
- Fabio Cannavaro (34 tahun dan 146 hari)
- Andrea Pirlo (34 tahun dan 28 hari).
Malam tak Terlupakan
"Ini malam yang indah dengan dua gol," kata Quagliarella setelah laga melawan Liechtenstein, seperti dikutip Football Italia.
"Saya berterima kasih kepada rekan-rekan setim, yang mendorong saya untuk mendapatkan gol ketiga di babak kedua. Mereka semua ingin membantu saya mencetak gol dan itu luar biasa."
"Saya juga berterima kasih kepada para suporter, standing ovation dari mereka takkan pernah saya lupakan. Saya sudah lama tidak bermain untuk Nazionale, jadi bisa kembali ke sini dan berkontribusi rasanya sungguh hebat."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dino Zoff Soroti Sepak Bola Italia: Serie A Terlalu Lambat dan Banyak Drama!
Piala Dunia 19 November 2025, 16:31
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
-
Italia Dipermalukan Norwegia 1-4, Rekor Buruk Azzurri di San Siro Kian Mengkhawatirkan
Piala Dunia 18 November 2025, 15:48
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






