Pirlo vs Joe Hart: Kala Sang Regista Membalas Intimidasi Lawan dengan Panenka
Gia Yuda Pradana | 28 April 2020 12:18
Bola.net - Andrea Pirlo adalah salah satu gelandang dan pemain terbaik yang pernah ada. Dia diakui sebagai regista terhebat yang pernah dimiliki Italia.
Architect, Metronome, Professor, Maestro, dan Mozart adalah beberapa julukan yang melekat pada dirinya.
Banyak momen hebat yang disajikan Pirlo sepanjang kariernya. Salah satunya adalah ketika melawan Joe Hart dalam adu penalti Italia vs Inggris di EURO 2012.
Inggris Beruntung Tidak Kalah di Waktu Normal
Perempat final EURO 2012, Italia melawan Inggris. Tak ada gol di waktu normal maupun extra time, laga pun berlanjut ke babak adu penalti.
Kegagalan Riccardo Montolivo sebagai penendang kedua Italia membuat Inggris sementara unggul 2-1.
Inggris berada di atas angin. Hart, yang berada di bawah mistar, jadi begitu percaya diri. Kiper Inggris itu pun melancarkan intimidasi. Tujuannya untuk mengganggu konsentrasi algojo ketiga Azzurri.
Namun, Hart sepertinya tidak tahu, bahwa lawan di depannya itu tidak mempan diintimidasi.
Titik Balik

Algojo ketiga Italia adalah Pirlo.
Pirlo melangkah dengan tenang. Hart menyambutnya dengan gerakan-gerakan berlebihan, bahkan menjulurkan lidah.
Pirlo tidak goyah. Sementara itu, pelatih Cesare Prandelli dan para pemain Italia tampak tegang. Pasalnya, jika Pirlo gagal, habislah mereka.
Namun, intimidasi Hart tak ternyata berfungsi. Beberapa detik berselang, itu terbukti. Sebuah 'panenka' dilepaskan oleh Pirlo, di mana dia dengan dingin melob bola ke tengah gawang Inggris.
Hart terkecoh habis-habisan, terlanjur melompat ke kanan. Hart hanya bisa melongo melihat bola meluncur indah ke gawangnya. Itu menjadi titik balik kemenangan Azzurri atas Tiga Singa.
Lihat Bagaimana Pirlo Menghancurkan Kepercayaan Diri Hart
Italia pun Tak Terhadang
Gol berkelas itu meruntuhkan kepercayaan diri Inggris dan Hart, sekaligus membangkitkan moral Italia. Azzurri pun tak terhadang.
Dua algojo Inggris berikutnya, Ashley Young dan Ashley Cole, semua gagal.
Sebaliknya, Antonio Nocerino serta Alessandro Diamanti sukses menaklukkan Hart. Italia melenggang ke semifinal.
Italia kemudian mengalahkan Jerman 2-1 lewat sepasang gol Mario Balotelli di semifinal. Namun, Italia kehabisan tenaga saat melawan Spanyol di final, dan kalah empat gol tanpa balas.
Kata Pirlo Tentang Panenka Itu

Beberapa waktu setelah itu, buku autobiografi Pirlo yang berjudul 'I Think Therefore I Play' dirilis.
Di situ, Pirlo mencurahkan dan menceritakan banyak hal. Salah satunya adalah penalti panenka-nya melawan Hart.
"Saya mengambil keputusan tersebut di detik terakhir, ketika saya melihat Joe Hart, kiper Inggris, bertingkah seperti itu di garisnya."
"Ketika mulai berlari, saya belum memutuskan apa yang akan saya lakukan. Dia kemudian bergerak, dan saya pun membulatkan tekad."
"Itu semua tak direncanakan sebelumnya. Itu adalah satu-satunya cara yang saya pikir bisa meningkatkan peluang gol mendekati 100%. Sama sekali tak ada niat untuk memancing kekaguman - itu bukan gaya saya."
Sepertinya, Joe Hart memang salah pilih lawan.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Momen Ikonik Calcio - 'Gol Di Grosso'
- Pirlo dan Baggio, Saat Dua Genius Berkolaborasi Menciptakan Sebuah Golazo
- Termasuk Dani Ceballos, Ini 5 'Korban' Zinedine Zidane di Real Madrid
- 4 Evolusi Gaya Bermain Cristiano Ronaldo: Sekarang Tak Lagi Jago Dribel, Freekick Sering Meleset
- Profil Ruud van Nistelrooy: Poacher Manchester United yang Berani Hina Sir Alex Ferguson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















