Rasis! Suporter Montenegro Teriakkan Suara Monyet pada Hudson-Odoi
Asad Arifin | 26 Maret 2019 09:53
Bola.net - - Laga antara Montenegro melawan Inggris di Kualifikasi Euro 2020 diwarnai oleh insiden tidak terpuji. Suporter tuan rumah melakukan aksi rasisme pada pemain Inggris. Mereka menirukan suara monyet.
Laga antara Montenegro melawan Inggris digelar pada Selasa (26/3) dini hari WIB di Stadion Pod Goricom. Sempat tertinggal pada menit ke-17, Inggris mampu bangkit dan membalikkan skor. Harry Kane dan kolega menang dengan skor 1-5.
Di balik kemenangan tersebut, pemain Inggris terluka. Sebab, mereka mendapat sambutan tak simpatik dari publik tuan rumah. Ada aksi rasisme yang ditujukan pada beberapa pemain Inggris yang berkulit hitam. Aksi yang melukai pemain Inggris.
Simak penuturan pemain timnas Inggris terkait aksi rasisme tersebut di bawah ini ya Bolaneters.
Pengakuan Hudson-Odoi
Pemain muda Inggris, Callum Hudson-Odoi jadi salah satu korban sasaran aksi rasisme dari fans Montenegro. Pemain 18 tahun tersebut mengaku mendengar dengan jelas apa saja yang diteriakkan oleh fans tuan rumah.
Hudson-Odoi mendengar ada teriakan yang menirukan suara monyet. Hudson-Odoi bermain di posisi sayap, jadi dia cukup dekat dengan tribun penonton. Hudson-Odoi pun sangat kecewa dengan kejadian tersebut.
"Saya tidak berpikir aksi rasisme boleh ada di mana pun. Kami semua sama, kami harus memainkan laga yang adil dan menikmatinya. Tapi, saat Anda mendengar suara itu dari suporter, maka itu tidak benar," ucap Hudson-Odoi.
"Itu tidak bisa diterima," tegas pemain asal klub Chelsea tersebut dikutip dari beIN Sports.
Hudson-Odoi bukan satu-satunya pemain Inggris yang mendapat perlakukan rasis dari fans Montenegro. Perlakukan yang sama juga diterima oleh Raheem Sterling dan Danny Rose.
UEFA Harus Bertindak
Sudah sejak lama slogan anti rasisme di sepak bola digelorakan. Karena itu, Callum Hudson-Odoi berharap agar pihak UEFA bertindak tegas atas apa yang menimpanya. Hudson-Odoi tak ingin kejadian serupa terulang lagi di masa depan.
"Semoga UEFA segara mengambil tindakan dengan benar karena saat saya pergi ke sana, saya dan Rose mendengar mereka berteriak 'ooh-ah', menirukan monyet."
"Kita harus menjaga pikiran kita, menjaga mental untuk tetap kuat. Semoga Rose juga dalam kondisi baik-baik saja. Kita akan bicara dan membahas hal ini, tapi dia adalah pemain yang kuat. Semoga UEFA segera menyelesaikan situasi ini," harap Hudson-Odoi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditekan Argentina Tanpa Henti, Inggris Perlahan Terkikis
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:39
-
Inggris Tak Mengubah Apa-apa, sedangkan Jalannya Laga Berubah Total
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:33
-
Gol yang Diimpikan Lautaro Martinez
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:28
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















