Review: Benayoun Menangkan Israel
Editor Bolanet | 3 September 2010 07:16
Benayoun menyarangkan bola pada menit ketujuh melalui tendangan rendah dari jarak dekat, mencetak gol penalti pada menit ke-64 dan melakukan penyelesaian dengan baik melalui sundulan 15 menit menjelang pertandingan usai.
Pemain Malta Jamie Pace mencetak gol sundulan yang menyamakan kedudukan pada menit ke-38 sehingga kedua tim imbang saat jeda pertandingan namun tim tamu menyadari bahwa tuan rumah terlalu agresif dan mahir sepanjang pertandingan.
Pertandingan pembuka lainnya pada Grup F akan digelar Jumat ketika Latvia menjamu Kroasia dan Yunani bermain di kandang melawan Georgia.
Benayoun mengawali langkah bagi tim Israel dengan wajah baru di bawah arahan pelatih asal Prancis Luis Fernandez namun usahanya juga ada yang tidak disahkan wasit.
Malta tidak pernah tampak mengancam dominasi Israel di benteng pertahanan mereka di kandang tempat mereka jarang kalah dan harus mengandalkan serangan balik pada kedua babak ketika mereka dalam kondisi paling berbahaya.
Kondisi yang panas dan lembab tidak menguntungkan kedua tim namun Fernandez bersikeras bahwa Israel menghadapi lawan yang berat.
"Sudah saya katakan pada Anda, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah, ingat apa yang saya katakan ... jika Anda datang untuk melihat delapan gol, ini tidak akan menjadi pertandingan seperti itu," kata Fernandez dalam temu pers.
"Masih banyak yang perlu ditingkatkan ke depan, kami masih punya dua tahun untuk berusaha lolos, itu adalah pertandingan-pertandingan yang sangat berat dan ini juga sangat panas," tambah pelatih asal Prancis itu.
"Akan lebih sulit dan semakin rumit melawan Georgia, mereka adalah tim yang sangat berbakat," kata Fernandez mengenai lawan Israel berikutnya yang akan mereka hadapi di kandang lawan, Selasa.
Pelatih Malta John Buttigieg menyesalkan dua kesalahan besar.
"Kami tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit, Israel menempatkan kami dalam tekanan ... tetapi sayangnya kami melakukan dua kesalahan besar menjelang akhir. Kami sangat kecewa tetapi saya kira Israel pantas menang," katanya. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Jauhkan Inggris dari Label Favorit Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 14:12
-
Top Skor Sepanjang Masa Timnas Inggris: Harry Kane Ungguli Wayne Rooney
Piala Dunia 10 Juni 2026, 14:03
-
Piala Dunia 2026: Korea Selatan Bidik Awal Sempurna Saat Hadapi Ceko
Piala Dunia 10 Juni 2026, 13:46
-
Senegal Klarifikasi Video Pemeriksaan Keamanan Bandara di AS yang Viral
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:38
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
-
Merasa Sedang Prime, Harry Kane Bidik Trofi Piala Dunia Bersama Inggris
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:08
-
Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho ke Real Madrid
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59









