Review: Jerman Hajar Gibraltar
Editor Bolanet | 15 November 2014 04:45
- melanjutkan usaha mereka untuk bisa lolos ke Euro 2016 dengan menjamu tim lemah Laga matchday keempat Grup D ini digelar di Grundig Stadion, Nurnberg pada Sabtu (16/11).
Die Nationalmannschaft menang cukup mudah dengan skor 4-0 dalam laga ini. pesta gol Jerman diawali dengan brace Thomas Muller. Mario Gotze menambah satu gol dan gol bunuh diri Yogan Santos menggenapi kemenangan Der Panser.
Jerman yang memang menjadi favorit laga ini segera menekan sejak awal. Sementara itu. Gibraltar yang menyadari kalah kualitas dari tuan rumah, lebih banyak menumpuk pemain di area pertahanan.
Jerman sudah unggul pada menit ke-12 lewat Thomas Muller. Shkodran Mustafi melepas umpan silang yang menghajar tiang dekat. Bola kemudian memantul liar dan jatuh di kaki Muller. Tanpa kesulitan, Muller mencetak gol dengan tap in simpel.
Muller menambah koleksi golnya pada menit ke-29. Mario Gotze mengirim bola kepada Lukas Podolski di sisi kiri. Podolski melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengirim umpan silang yang dengan mudah diselesaikan oleh Muller.
Sembilan menit berselang, giliran Gotze yang mencetak gol. Setelah melakukan umpan satu-dua dengan Max Kruse, Gotze melewati barisan defender lawan dan kemudian melepas tendangan keras yang bersarang di pojok bawah gawang Robba. Babak pertama diakhiri dengan keunggulan tiga gol Jerman.
Memasuki babak kedua, Jerman semakin intens menyerang. Di sisi lain, Gibraltar yang tampil tanpa beban justru kerap mengancam dengan serangan balik dengan mengandalkan Walker saja.
Terus menyerang, gol tambahan bagi Jerman justru datang dari gol bunuh diri Yogan Santos. Penetrasi Lukas Podolski diakhiri dengan crossing rendah. Bola kemudain salah diantisipasi oleh Santos yang kemudian membobol gawangnya sendiri pada menit ke-67.
Kedua tim melakukan perubahan pemain sepanjang sisa pertandingan. Namun tak ada gol tercipta dan akhirnya Jerman menang dengan skor cukup telak 4-0.
Kemenangan ini membawa Jerman menghuni peringkat dua Grup D Kualifikasi Euro 2016 dengan tujuh poin. Sementara itu, Gibraltar masih belum mendapat poin sama sekali dalam empat laga mereka.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Mustafi, Boateng, Durm (Hector, 72'); Kroos (Bender, 79'), Khedira (Volland, 60'), Gotze, Bellarabi, Podolski; Muller, Kruse.
Susunan pemain Gibraltar: Robba; Garcia, Artell, Wiseman, Ryan Casciaro, Joseph Chipolina; Perez (Priestley, 90'), Roy Chipolina, Sergeant (Santos, 58'), Walker; Lee Casciaro (Kyle Casciaro, 71'). (bola/hsw)
Die Nationalmannschaft menang cukup mudah dengan skor 4-0 dalam laga ini. pesta gol Jerman diawali dengan brace Thomas Muller. Mario Gotze menambah satu gol dan gol bunuh diri Yogan Santos menggenapi kemenangan Der Panser.
Jerman yang memang menjadi favorit laga ini segera menekan sejak awal. Sementara itu. Gibraltar yang menyadari kalah kualitas dari tuan rumah, lebih banyak menumpuk pemain di area pertahanan.
Jerman sudah unggul pada menit ke-12 lewat Thomas Muller. Shkodran Mustafi melepas umpan silang yang menghajar tiang dekat. Bola kemudian memantul liar dan jatuh di kaki Muller. Tanpa kesulitan, Muller mencetak gol dengan tap in simpel.
Muller menambah koleksi golnya pada menit ke-29. Mario Gotze mengirim bola kepada Lukas Podolski di sisi kiri. Podolski melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengirim umpan silang yang dengan mudah diselesaikan oleh Muller.
Sembilan menit berselang, giliran Gotze yang mencetak gol. Setelah melakukan umpan satu-dua dengan Max Kruse, Gotze melewati barisan defender lawan dan kemudian melepas tendangan keras yang bersarang di pojok bawah gawang Robba. Babak pertama diakhiri dengan keunggulan tiga gol Jerman.
Memasuki babak kedua, Jerman semakin intens menyerang. Di sisi lain, Gibraltar yang tampil tanpa beban justru kerap mengancam dengan serangan balik dengan mengandalkan Walker saja.
Terus menyerang, gol tambahan bagi Jerman justru datang dari gol bunuh diri Yogan Santos. Penetrasi Lukas Podolski diakhiri dengan crossing rendah. Bola kemudain salah diantisipasi oleh Santos yang kemudian membobol gawangnya sendiri pada menit ke-67.
Kedua tim melakukan perubahan pemain sepanjang sisa pertandingan. Namun tak ada gol tercipta dan akhirnya Jerman menang dengan skor cukup telak 4-0.
Kemenangan ini membawa Jerman menghuni peringkat dua Grup D Kualifikasi Euro 2016 dengan tujuh poin. Sementara itu, Gibraltar masih belum mendapat poin sama sekali dalam empat laga mereka.
Susunan pemain Jerman: Neuer; Mustafi, Boateng, Durm (Hector, 72'); Kroos (Bender, 79'), Khedira (Volland, 60'), Gotze, Bellarabi, Podolski; Muller, Kruse.
Susunan pemain Gibraltar: Robba; Garcia, Artell, Wiseman, Ryan Casciaro, Joseph Chipolina; Perez (Priestley, 90'), Roy Chipolina, Sergeant (Santos, 58'), Walker; Lee Casciaro (Kyle Casciaro, 71'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










