Review: Jerman vs Portugal Ditentukan Mario Gomez
Editor Bolanet | 10 Juni 2012 03:40
Joachim Loew akhirnya lebih memilih Mario Gomez sebagai penyerang tunggal ketimbang Klose, sementara Nani yang sempat dibilang cedera malah bisa tampil sejak menit pertama bagi Portugal.
Mario Gomez menjadi pemain pertama yang mendapatkan peluang matang, sebuah umpan silang jarak jauh dilepaskan Boateng dari sisi kanan, sundulan kepala Mario untungnya masih bisa ditangkap oleh kiper Rui Patricio.
Portugal juga berusaha memberikan perlawanan, namun pelanggaran-pelanggaran para pemain jerman masih menggagalkan upaya mereka. Satu tembakan lagi mampu dilepaskan Panzer melalui Podolski usai menerima crossing Lahm, namun Patricio juga masih sanggup mengamankannya.
Wasit harus mengeluarkan kartu kuning kepada Helder Postiga, setelah pemain depan Seleccao tersebut melakukan tekel ke kaki Neuer, saat ia coba mengganggu sang kiper yang menyapu bola dari areanya.
Sejauh ini penguasaan bola lebih banyak untuk Jerman, namun ancaman Portugal lebih sering muncul untuk lini belakang Panser. Termasuk tembakan Postiga yang sempat diblok Neuer.
Jerman sempat mendapatkan situasi free kick di depan kotak penalti Portugal usai pelanggaran ngawur Meireles, namun eksekusi Podolski hanya nyangkut di pagar para pemain Portugal.
Berkali-kali percobaan Jerman belum juga menemui hasil, sepakan Podolski masih melayang, tembakan Muller masih melebar, sementara Badstuber mendapatkan kartu usai melanggar Nani yang menyusun serangan balik.
Hingga 45 menit pertama plus 1 menit injury time kedua kubu belum sanggup memproduksi gol. Satu momen penutup sebelum turun minum ialah sepakan Pepe yang membentur mistar gawang Jerman, bola belum masuk dan memantul tepat di garis.
Kedua tim membuka babak kedua dengan antusias, serangkaian ancaman sempat dihadirkan Jerman sayangnya sentuhan akhir Podolski serta Muller hanya mentah berkat kedisiplinan lini belakang yang dimiliki Seleccao.
Portugal sempat membalas lewat tembakan jarak jauh yang khas dari Cristiano Ronaldo di sisi kiri, namun Neuer masih sanggup menjinakkannya dengan mudah.
Jerman terus rajin menyusun serangan, namun umpan-umpan silang mereka belum efektif dan masih saja gagal. Sekilas di tribun nampak hadir pelatih Real Madrid, Jose Mourinho ikut menyaksikan laga ini bersama anaknya.
Sebuah skema serangan balik cepat, sempat memberikan ruang tembak bagi Ronaldo, hanya saja kecepatan Jerome Boateng menjulurkan kakinya masih meredam tembakan CR7.
Setelah lama menanti akhirnya gol pun tercipta di menit 72, sebuah crossing parabolik Khedira begitu akurat dan menemui kepala Mario Gomez, sundulan si striker ke tiang jauh tak sanggup dihalau oleh Patricio, skor pun berganti di angka 1-0.
Delapan menit kemudian Mario Gomez ditarik Loew untuk digantikan Miroslav Klose. Sebelum pergantian itu Mario sempat mendapatkan peluang lagi, sayang ia telat menyambar umpan silang Boateng.
Ronaldo kembali hanya bisa geleng-geleng kepala ketika tembakan kerasnya dari depan kotak penalti masih bisa dimentahkan oleh Neuer. Pun dengan Nani ketika crossing-nya hanya membentur pojok mistar gawang Jerman.
Tambahan waktu 3 menit yang diberikan wasit tak sanggup menghadirkan gol tambahan di laga ini, alhasil Der Panzer mendapat 3 angka, dan menjadi bekal menantang Belanda di matchday 2.
Starter Kedua Tim:
Jerman (4-2-3-1): Neuer; Boateng, Hummels, Badstuber, Lahm, Khedira, Schweinsteiger; Muller (Bender 93), Ozil (Kroos 87), Podolski; Gomez (Klose 80).
Portugal (4-3-3): Rui Patricio; Joao Pereira, Pepe, Bruno Alves, Coentrao; Miguel Veloso, Moutinho, Meireles (Varela 81); Nani, Postiga (Oliveira 70), Ronaldo. (bola/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Resmi Masuk Dunia Film, Tampil di Fast Furious Bareng Vin Diesel!
Bolatainment 20 Desember 2025, 20:58
-
Portugal Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo? Itu Pandangan Keliru!
Piala Dunia 19 Desember 2025, 09:58
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25







