KONI Santuni Keluarga Korban Meninggal di SUGBK
Editor Bolanet | 23 November 2011 21:50
- Keluarga Aprilianto Eko Wicaksono, satu dari dua korban tewas saat final sepak bola SEA Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menerima santunan dari Ketua KONI Rita Subowo.
Nilainya tidak perlu diberitahukan, namun kami harapkan bantuan ini dapat memberikan semangat dan mengurangi kesedihan keluarga yang ditinggalkannya, katanya saat mengunjungi rumah korban di Jalan Danau Batur V RT 001 RW 07, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu.
Almarhum Eko tewas karena terinjak-injak puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia saat Final Sepak Bola SEA Games pada Senin (21/11) lalu. Korban sempat dievakuasi dan mendapat pertolongan medis, namun tidak tertolong akibat luka memar yang dideritanya.
Dalam kunjungannya ke kediaman korban, Ketua KONI Rita Subowo didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Jafar Hafsah.
Eko merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Siriwindo dan Suprapti (32). Kami keluarga sangat kehilangan. Apri meninggal dengan masih mengenakan baju Timnas berwarna merah dengan Lambang Garuda di dada, serta celana hitam, kata Sugihadi, paman korban.
Sugihadi menuturkan korban pergi bersama delapan orang temannya. Sebagian di antaranya merupakan teman sekolahnya. Korban sendiri tercatat sebagai siswa kelas 2 SMPN 1 Kelapa Dua.
Eko memang ingin sekali nonton final di Stadion GBK, setelah diperbolehkan oleh ibunya, lalu pergi dengan bawa uang Rp86 ribu untuk beli tiket.
Tetapi nahas nasib yang diterima bila keinginan tersebut harus mengorbankan jiwanya terinjak-injak puluhan suporter lainnya. Kondisi yang letih diperkirakan yang membuat almarhum tidak kuat menahan rasa sakit itu, katanya.
Sementara itu, Eko dimakamkan di TPU Carang Kulang Curug, Kabupaten Tangerang. Saat proses pemakaman, ibu korban yakni Suprapti, tampak bersedih dan tak kuasa menahan tangis.
Apri dimakamkan berdekatan dengan almarhum ayahnya Siriwindo, yang meninggal tiga tahun lalu. (ant/mxm)
Nilainya tidak perlu diberitahukan, namun kami harapkan bantuan ini dapat memberikan semangat dan mengurangi kesedihan keluarga yang ditinggalkannya, katanya saat mengunjungi rumah korban di Jalan Danau Batur V RT 001 RW 07, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu.
Almarhum Eko tewas karena terinjak-injak puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia saat Final Sepak Bola SEA Games pada Senin (21/11) lalu. Korban sempat dievakuasi dan mendapat pertolongan medis, namun tidak tertolong akibat luka memar yang dideritanya.
Dalam kunjungannya ke kediaman korban, Ketua KONI Rita Subowo didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Jafar Hafsah.
Eko merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Siriwindo dan Suprapti (32). Kami keluarga sangat kehilangan. Apri meninggal dengan masih mengenakan baju Timnas berwarna merah dengan Lambang Garuda di dada, serta celana hitam, kata Sugihadi, paman korban.
Sugihadi menuturkan korban pergi bersama delapan orang temannya. Sebagian di antaranya merupakan teman sekolahnya. Korban sendiri tercatat sebagai siswa kelas 2 SMPN 1 Kelapa Dua.
Eko memang ingin sekali nonton final di Stadion GBK, setelah diperbolehkan oleh ibunya, lalu pergi dengan bawa uang Rp86 ribu untuk beli tiket.
Tetapi nahas nasib yang diterima bila keinginan tersebut harus mengorbankan jiwanya terinjak-injak puluhan suporter lainnya. Kondisi yang letih diperkirakan yang membuat almarhum tidak kuat menahan rasa sakit itu, katanya.
Sementara itu, Eko dimakamkan di TPU Carang Kulang Curug, Kabupaten Tangerang. Saat proses pemakaman, ibu korban yakni Suprapti, tampak bersedih dan tak kuasa menahan tangis.
Apri dimakamkan berdekatan dengan almarhum ayahnya Siriwindo, yang meninggal tiga tahun lalu. (ant/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



