Perancis Fokus Lawan Portugal
Editor Bolanet | 5 Juli 2006 02:00
Bola.net - Perancis yang telah berada di puncak performanya setelah mengawali pertandingan dengan buruk itu tidak terbawa euforia kemenangan atas Brazil saat pertandingan semifinal Piala Dunia melawan Portugal, Rabu (5/7). "Saya pikir, pertandingan melawan Portugal akan berlangsung lebih sengit. Mereka memiliki individu-individu yang sangat berbakat seperti Brazil dan mereka adalah tim yang terorganisir dengan lebih baik", kata gelandang Perancis Franck Ribery. "Kami rasanya sudah bisa melihat pertemuan tersebut," tambah pelatih Perancis Raymond Domenech. Pelatih Perancis Raymond Domenech begitu bangga saat timnya berhasil mengalahkan Brasil tapi segera menginstruksikan pemainnya untuk bersiap melawan Portugal "Tujuan kami adalah berada di final dan kami belum sampai di sana. Tentu saja kami senang dan bergairah setelah apa yang terjadi saat melawan Brazil. Ini suatu kegilaan bagi Perancis tetapi kaki kami harus tetap kuat berpijak. Kami harus segera mengalihkan perhatian menuju pertandingan melawan Portugal, yang pasti tidak mudah", katanya mengingatkan. Pertandingan antara juara 1998 dan Portugal itu merupakan pertandingan penuh kenangan karena keduanya telah bertemu dua kali di semifinal Euro, yaitu pada 1984 dan 2000. Les Blues memenangi kedua pertemuan itu melalui pertandingan ketat dan setiap kali setelah memenangi pertandingan melawan Portugal, mereka tampil sebagai juara. Michael Platini yang menyarangkan gol kemenangan fantastis saat babak tambahan dan mengantar Perancis menang 3-2 di Euro 1984 memang tidak lagi tampil, tetapi Perancis masih dapat mengandalkan Zidane yang menyarangkan gol penalti kontroversial untuk merebut kemenangan 2-1 di Euro 2000. Semifinal Euro 2000 berakhir dalam keributan dan bek Abel Xavier pun mendapat hukuman dilarang bertanding selama sembilan bulan namun dikurangi menjadi enam bulan, setelah pemain Portugal itu marah karena Perancis mendapat hadiah tendangan penalti karena handball. Zidane yang kini berusia 34 tahun dan akan gantung sepatu usai Piala Dunia tampaknya sudah memperoleh sentuhan briliannya dan membawa Perancis menang 1-0 atas juara bertahan Brazil pada perempatfinal. "Tidak ada pemain yang mampu mengolah bola seperti dia, " komentar bek Portugal Miguel atas kapten Perancis itu. "Saya berharap, ia akan terus bersikap rendah hati." Kiper Portugal Ricardo pun berkomentar: "Zinedine Zidane adalah salah satu pemain besar dunia dan sayang sekali ia akan pensiun. Tetapi kita tidak boleh hanya memandang dia. Kita harus melihat tim mereka secara keseluruhan." Pelatih Perancis Raymond Domenech diperkirakan akan tetap mempercayakan tim yang mengalahkan Spanyol 3-1 sebelum menyingkirkan Brazil 1-0 di perempatfinal, sebuah formasi yang tersusun rapat dengan Zinedine Zidane berperan sebagai playmaker dan Thierry Henry sendirian di depan. Ini pertamakalinya sejak Domenech bertugas dua tahun lalu Perancis menurunkan tim yang sama dalam dua pertandingan beruntun, yang memberi kesan bahwa pelatih tersebut telah menemukan formula yanga benar. Portugal belum pernah mengalahkan Perancis sejak 1975 melaju ke babak empat besar setelah menyingkirkan Inggris melalui drama adu penalti, setelah bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan. Prestasi terbaik Portugal sebelum melaju ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1966 adalah menjadi runner-up Euro 2004. "Ini adalah pertarungan besar. Kekecewaan pada pertandingan Euro 2000 rasanya masih menyangkut di tenggorokan. Kami kalah secara menyakitkan. Kami bermain baik dan mengira bakal menang. Saya harap, ceritanya akan lain kali ini", kata striker Portugal Helder Postiga sebelum pertemuan antara Perancis dan Portugal di Munich. Pelatih Portugal Luiz Felipe Scolari pun mengaris bawahi penampilan Perancis yang semakin berkembang,"Banyak orang mengkritik Perancis pada awalnya tetapi, perlahan tapi pasti, mereka telah menyatukan timnya." Pelatih Portugal Luiz Felipe Scolari dapat kembali memasukkan playmaker Deco dan pemain tengah Costinha, yang keduanya tidak bisa main pada perempatfinal melawan Inggris karena kena hukuman. Deco menggantikan Tiago dan Costinha untuk Armando Petit yang terkena skorsing. Miguel secara optimis mengatakan Portugal mendapat tambahan kekuatan baru dengan kembalinya Deco. "Deco adalah tukang sihir kami," katanya. "Ia adalah pemain yang mampu melihat umpan yang tidak dapat dilihat pemain lain." Prediksi skor 2-0 untuk Perancis. [img=/p/por_vs_fran.gif][/img] PERKIRAAN TIM Portugal (4-2-3-1): 1-Ricardo; 13-Miguel, 16-Ricardo Carvalho, 5-Fernando Meira, 14-Nuno Valente; 6-Costinha, 18-Maniche; 20-Deco, 7-Luis Figo, 17-Cristiano Ronaldo; 9-Pauleta. Pelatih: Luiz Felipe Scolari Perancis (4-2-3-1): 16-Fabien Barthez; 19-Willy Sagnol, 15-Lilian Thuram, 5-William Gallas, 3-Eric Abidal; 4-Patrick Vieira, 6-Claude Makelele; 22-Franck Ribery, 10-Zinedine Zidane, 7-Florent Malouda; 12-Thierry Henry. Pelatih: Raymond Domenech Wasit: Jorge Larrionda (Uruguay) Penjaga garis: Walter Rial (Uruguay), Pablo Fandino (Uruguay) HEAD TO HEAD 1996: Perancis 3 Vs Portugal 2 (Paris) 1997: Perancis 2 Vs Portugal 0 (Braga) 2000: Perancis 2 Vs Portugal 1 (Brussels) 2001: Perancis 4 Vs Portugal 0 (Paris) KONDISI TIM Perancis Mental para pemain berada di kondisi puncak setelah berhasil menang lawan Brasil. Formasi mereka pun sudah dianggap yang terbaik, apalagi Zidane yang sedang [i]on fire[/i] membuat penampilan Perancis menjadi makin memikat. Portugal Kembalinya Deco dan Costinha membuat tim menjadi semakin solid. Terutama Deco yang akan kembali menghidupkan serangan Portugal dimana waktu pertandingan lawan Inggris terlihat macet tanpanya. Pelatih Portugal pun menargetkan masuk final tidak sekedar tampil di semifinal. DATA DAN FAKTA - Portugal terakhir bertemu Perancis dalam pertandingan persahabatan pada 2001 ketika Perancis meraih kemenangan 4-0. Kedua tim belum pernah bertemu dalam babak final Piala Dunia. - Perancis telah mengalahkan Portugal dalam tujuh pertemuan terakhir mereka. Kemenangan terakhir Portugal atas Perancis terhadi pada 1975. - Portugal telah menjalani 17 pertandingan kompetitif tanpa kekalahan, sejak mereka kalah dari Yunani di final Euro 2004. Perancis juga mempunyai perjalanan serupa, menjalani 15 pertandingan tak terkalahkan. Kekalahan terakhir mereka juga terjadi saat melawan Yunani pada perempatfinal Euro 2004. - Pertandingan ini bagi Perancis akan menjadi penampilan ke 50 di Piala Dunia. - Menghadapi Portugal, Perancis menghadapi secara beruntung juara grup di babak pertama Piala Dunia 2006 dengan rekor kemenangan 100% ketika menang lawan Spanyol dan Brasil. - Perancis kemasukan hanya 2 gol di 5 pertandingan mereka di Piala Dunia ini. (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


