11 Tahun Menunggu, Pekan Kelam Kembali Hampiri Barca
Editor Bolanet | 17 April 2014 15:00
- Apabila ada pihak yang menyebut bahwa kekalahan atas Real Madrid di Final Copa Del Rey (17/04) merupakan tanda dari keterpurukan tim, mungkin itu ada benarnya.
Pasalnya, menurut klaim yang dikeluarkan oleh Mundo Deportivo, untuk kali pertama Blaugrana menelan kekalahan di tiga laga beruntun semenjak tahun 2003.
Sebelum ditumbangkan oleh Madrid, Barca sudah lebih dahulu menyerah dari Atletico Madrid di Liga Champions dan Granada di La Liga.
11 tahun silam, pekan yang sama kelamnya juga pernah menghampiri Barca. Kala itu tim asuhan Louis van Gaal keok tiga kali berurutan dari Valencia (2-4), Celta Vigo (2-0) dan Atletico Madrid (3-0).
Hasil tersebut akhirnya membuat pelatih Van Gaal dipecat dari jabatannya. Akankah hal yang sama terjadi pada Gerardo Martino? Tentu saat ini itu tak lebih dari hanya sekedar spekulasi.
Yang jelas, Barca sudah harus mulai memikirkan secara serius mengenai solusi melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Lionel Messi. Kala pemain Argentina itu gagal bersinar, seperti di laga dini hari tadi, Barca tampak mati kutu di hadapan lawannya.
Satu-satunya alternatif yang didatangkan klub di musim panas lalu, , masih belum bisa banyak bicara. Di laga dini hari tadi, kontribusi terbaiknya mungkin hanya satu tendangan di menit akhir babak kedua yang menerpa tiang gawang Iker Casillas. [initial]
(mun/rer)
Pasalnya, menurut klaim yang dikeluarkan oleh Mundo Deportivo, untuk kali pertama Blaugrana menelan kekalahan di tiga laga beruntun semenjak tahun 2003.
Sebelum ditumbangkan oleh Madrid, Barca sudah lebih dahulu menyerah dari Atletico Madrid di Liga Champions dan Granada di La Liga.
11 tahun silam, pekan yang sama kelamnya juga pernah menghampiri Barca. Kala itu tim asuhan Louis van Gaal keok tiga kali berurutan dari Valencia (2-4), Celta Vigo (2-0) dan Atletico Madrid (3-0).
Hasil tersebut akhirnya membuat pelatih Van Gaal dipecat dari jabatannya. Akankah hal yang sama terjadi pada Gerardo Martino? Tentu saat ini itu tak lebih dari hanya sekedar spekulasi.
Yang jelas, Barca sudah harus mulai memikirkan secara serius mengenai solusi melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Lionel Messi. Kala pemain Argentina itu gagal bersinar, seperti di laga dini hari tadi, Barca tampak mati kutu di hadapan lawannya.
Satu-satunya alternatif yang didatangkan klub di musim panas lalu, , masih belum bisa banyak bicara. Di laga dini hari tadi, kontribusi terbaiknya mungkin hanya satu tendangan di menit akhir babak kedua yang menerpa tiang gawang Iker Casillas. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19

-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




